JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kepemimpinan sejati tidak lahir dari deretan tanda pangkat di pundak, melainkan dari kemurnian integritas yang diuji. Di bawah langit Jember, sebuah pesan kuat dikirimkan: tidak ada ruang bagi kompromi, terutama soal narkoba. Polres Jember baru saja melakukan langkah mitigasi radikal dengan menggelar tes urine mendadak bagi seluruh pucuk pimpinannya.
Mini Kidi Wipes.--
Senin, 2 Maret 2026, suasana usai apel jam pimpinan di Mapolres Jember mendadak tegang. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, seluruh unsur pimpinan diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan urine. Sasarannya tidak main-main; mulai dari Kapolres, Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), perwira staf, hingga seluruh Kapolsek jajaran yang menjadi wajah kepolisian di tiap kecamatan.
BACA JUGA:Jaga Kekhusyukan Ramadan, Polres Jember Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba
Gempur Rokok Illegal--
Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, tidak hanya memberi perintah. Ia berdiri tegak mengawasi langsung setiap proses pemeriksaan. Kehadirannya di garis depan menjadi simbol bahwa pedang pengawasan dan penegakan disiplin justru harus tajam mulai dari level tertinggi.
Hasilnya? Ketegangan mencair saat satu per satu hasil keluar: Seluruh pimpinan dinyatakan negatif narkoba.
Mewakili Kapolres Jember, Kasi Propam IPTU Suwito Nur menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk pembersihan internal yang nyata, bukan sekadar seremonial.
"Pemimpin adalah kompas moral. Tidak cukup hanya memberi instruksi dari balik meja; pemimpin harus berani berdiri di depan untuk diperiksa dan diawasi. Tes urine ini adalah benteng preventif kami untuk memastikan nakhoda Polres Jember bersih dari racun narkoba," tegas IPTU Suwito Nur dengan nada lugas.
BACA JUGA:Jaga Kekhusyukan Ramadan, Polres Jember Hadirkan Patroli Sahur yang Hangat
Ia menambahkan bahwa para Kapolsek memegang beban moral yang besar. Sebagai ujung tombak di wilayah kecamatan, mereka adalah cermin bagi anggota dan masyarakat. Integritas dan disiplin bukan lagi sebuah pilihan, melainkan harga mati yang harus ditunjukkan secara konsisten dalam setiap tarikan napas pengabdian.
Langkah berani ini mengirimkan pesan tajam ke seluruh pelosok: Polres Jember tidak memberi ruang bagi pelanggaran. Pengawasan internal, baik yang berkala maupun yang bersifat insidental (dadakan), akan terus menjadi bayang-bayang bagi siapa pun yang berani melenceng dari jalur hukum.
Dengan raihan hasil negatif ini, Polres Jember kembali mengukuhkan marwah institusi. Di era transparansi saat ini, mereka membuktikan bahwa pemimpin yang layak dipercaya adalah mereka yang mampu membuktikan integritasnya melalui tindakan, bukan sekadar narasi di atas kertas. (edy)