new idulfitri

Libur Lebaran di Pasuruan, Arus Wisata Taman Safari Prigen Masih Landai dan Terkendali

Libur Lebaran di Pasuruan, Arus Wisata Taman Safari Prigen Masih Landai dan Terkendali

Para pengunjung Taman Safari Indonesia di Prigen Pasuruan tetap nyaman saat libur wisata lebaran. --

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Berbeda dengan kunjung di wilayah Bromo yang relatif padat, arus kunjungan di Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen pada Senin 23 Maret 2026 terpantau masih landai. 

Hingga pukul 11.30 WIB, jumlah pengunjung belum menunjukkan lonjakan signifikan. Apalagi hingga membuat arus lalu lintas di sekitar kawasan wisata tersebut menimbulkan kemacetan. Sebaliknya, arus menuju kawasan ini masih berjalan normal.

BACA JUGA:Polres Pasuruan Bekuk 5 Pengedar Sabu, Sita 255 Gram Senilai Rp 250 Juta


Mini Kidi Wipes.--

Berdasarkan data yang dihimpun petugas, jumlah pengunjung yang hadir tercatat sebanyak 2.741 orang. Sementara, kendaraan yang masuk didominasi mobil pribadi dengan total 507 unit, disusul 12 sepeda motor dan 3 unit bus.

Adapun kapasitas daya tampung TSI 2 Prigen mencapai 9.000 pengunjung. Dengan fasilitas parkir untuk 1.800 kendaraan roda empat dan 400 kendaraan roda dua.

BACA JUGA:Pantau Arus Mudik, Kapolres Pasuruan Tekankan Kewaspadaan dan Pelayanan Humanis

Kepala Posyan TSI 2 Prigen, Ipda Saut Binsar Manurung menyampaikan,  hingga saat ini kondisi di lapangan masih terkendali dan belum diperlukan rekayasa lalu lintas.

“Untuk sampai saat ini masih belum dilakukan rekayasa lalu lintas karena arus masih terpantau normal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, kepadatan pengunjung belum terjadi dan situasi secara umum masih aman serta kondusif.


Gempur Rokok Ilegal -----

“Situasi masih landai dan kepadatan pengunjung belum terjadi,” tambahnya.

Petugas terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi potensi peningkatan jumlah pengunjung, terutama menjelang akhir pekan maupun libur panjang. Pengunjung diimbau tetap mematuhi aturan serta menjaga ketertiban selama berada di kawasan wisata. (kd/mh)

Sumber: