Disnak Jombang Gencarkan Vaksinasi Massal, Kasus PMK Terus Bertambah

Minggu 18-01-2026,15:37 WIB
Reporter : Muhammad Anwar
Editor : Fatkhul Aziz

Disnak Jombang mengimbau peternak agar meningkatkan kewaspadaan. Peternak diminta segera melapor jika menemukan gejala PMK, mengisolasi ternak sakit, mengikuti program vaksinasi, serta menerapkan biosekuriti ketat di kandang.

“Kalau ditemukan gejala, segera lapor. Penanganan cepat sangat menentukan agar penularan tidak meluas,” tegasnya.

Sebelumnya, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menyerang sapi di Kabupaten Jombang pada awal 2026. Hingga Selasa 13 Januari 2026, Dinas Peternakan (Disnak) Jombang mencatat 28 ekor sapi terkonfirmasi terjangkit penyakit menular pada hewan berkuku belah tersebut.

BACA JUGA:Alat Deteksi Banjir di Jombang Roboh Diterjang Material Pohon, BPBD Jatim Turun Tangan

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang Moch Saleh melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan drh Azis Daryanto mengatakan, kemunculan kembali PMK perlu diwaspadai meski jumlah kasus masih relatif rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. ”Kasus PMK memang kembali muncul. Namun jika dibandingkan tahun sebelumnya, angkanya masih jauh lebih kecil,” ujar Azis.

Berdasarkan data Disnak, sebaran kasus PMK tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Jogoroto menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 11 ekor sapi. Disusul Kecamatan Jombang dan Perak masing-masing 3 kasus. Kecamatan Bandarkedungmulyo, Bareng, Gudo, dan Sumobito masing-masing 2 kasus. Sementara Kecamatan Kudu, Mojowarno, dan Peterongan masing-masing 1 kasus.(war)

Kategori :