Strategi Gubernur Khofifah Hadapi El Nino di Jatim: Dari Air Bersih hingga Ketahanan Pangan
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan langkah strategis menghadapi fenomena El Nino di Jatim. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyiapkan serangkaian langkah konkret untuk menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memicu kekeringan di sejumlah wilayah Jatim pada 2026.
Pendekatannya tidak hanya bersifat antisipatif, tetapi juga menyasar langsung sektor vital seperti kebutuhan air dan produksi pangan.
BACA JUGA:Dorong Payung Hukum Terpadu, Gubernur Khofifah Inisiasi Perda untuk Masyarakat Adat di Jatim

Mini Kidi Wipes.--
Khofifah menegaskan, strategi utama difokuskan pada dua hal krusial yakni pemenuhan air bersih untuk masyarakat serta keberlanjutan suplai air bagi sektor pertanian.
"Kita membagi dalam dua kategori, yaitu air untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat dan air untuk pertanian. Keduanya harus dipastikan terpenuhi dengan baik," ujar Khofifah, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Untuk sektor pertanian, Khofifah mendorong agar Indeks Pertanaman (IP) padi tidak mengalami penurunan meski di tengah ancaman kekeringan. Jawa Timur, kata dia, harus tetap menjaga posisinya sebagai lumbung pangan nasional.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Tinjau Banjir Pasuruan, Pemkot Fokus Penanganan dan Solusi Jangka Panjang

Gempur Rokok Ilegal -----
Sebagai langkah teknis, Pemprov Jatim telah memetakan wilayah rawan kekeringan dan daerah sentra produksi padi. Intervensi difokuskan pada penyediaan sumber air melalui pembangunan sumur dalam serta penguatan sistem irigasi perpompaan.
"Dinas Pertanian memetakan daerah yang membutuhkan intervensi, khususnya irigasi perpompaan agar suplai air tetap terjaga," jelas Khofifah.
Selain itu, Khofifah juga menyiapkan rencana aksi berbasis data dengan memanfaatkan peta risiko dari BNPB. Pendekatan ini dilakukan agar penanganan lebih tepat sasaran dan terukur, terutama di wilayah-wilayah dengan potensi kekeringan tinggi.
BACA JUGA:Khofifah Tinjau Banjir Rejoso Pasuruan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang
Tak hanya soal air dan pangan, kesiapsiagaan lintas sektor juga diperkuat. Khofifah memastikan seluruh perangkat daerah, termasuk Dinas Sosial, berada dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi dampak turunan seperti krisis air bersih hingga potensi kerawanan sosial.
Sumber:







