Hari Raya Idulfitri 1447 H

Bobot Sentuh 19 Kilogram, Kontes Bandeng Kawak Kembali Dimenangkan Saifullah Mahdi

Bobot Sentuh 19 Kilogram, Kontes Bandeng Kawak Kembali Dimenangkan Saifullah Mahdi

Gelaran Kontes Bandeng Kawak di kawasan heritage Bandar Grisse, Kecamatan Kota, Gresik.--

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kontes Bandeng Kawak 2026 digelar meriah di kawasan heritage Bandar Grisse, Gresik, Senin 16 Maret 2026. Ajang lomba bandeng jumbo itu kembali dimenangkan Syaifullah Mahdi, petani tambak asal Desa Pangkahwetan.

Kemenangan petambak yang akrab disapa Sandi itu merupakan yang keempat berturut-turut. Bahkan, bobot bandeng kawak miliknya kali ini mengalahkan rekor yang dibuatnya sendiri di tahun 2022 lalu. 

BACA JUGA:Gelar Kirab Budaya, Pemkab Gresik Bagikan Ribuan Bandeng kepada Warga


Mini Kidi Wipes.--

“Usia ikan bandeng ini sudah 18 tahun,” ujar Sandi. 

Petambak yang juga menjabat Kepala Desa Pangkahwetan itu menyebut, bandeng jumbo miliknya berbobot 19 kilogram dan sepanjang 114 sentimeter. Bandeng itu lebih besar dari rekornya di tahun 2022 yang menyentuh 18 kilogram. 

BACA JUGA:Kemenbud Tetapkan 5 Warisan Budaya Gresik Sebagai WBTB, Mulai Pasar Bandeng hingga Pencak Macan

“Ini sekaligus menjadi yang terbesar di sepanjang sejarah Kontes Bandeng Kawak. Bahkan mungkin terbesar di Indonesia,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani

Selain itu, juara 2 diraih Askin, warga Desa Pangkahwetan yang membawa bandeng 14 kilogram dan sepanjang 100 sentimeter. Juara 3 didapat Zainul Abidin, warga Watuagung, Kecamatan Bungah yang menyentuh 8 kilogram dan panjang 90 sentimeter. 

Setelah kontes, bandeng juara langsung dilelang di tempat. PT Petrokimia Gresik kembali menjadi pemenang lelang dengan harga tertinggi yakni Rp 50 juta.  Uang hasil lelang itu masuk ke kas daerah sebagai pendapatan asli daerah (PAD). 

BACA JUGA:Terpikat Keberhasilan Budidaya Bandeng Gresik, Bupati Luwu Timur Kunjungi Tambak Pangkahwetan


Gempur Rokok Ilegal.--

“Lelang bandeng pemenang kontes sudah menjadi tradisi yang dilakukan setiap tahun. Uangnya nanti akan menjadi PAD,” tutur Yani. 

Pihaknya berharap, kontes bandeng tersebut dapat menjadi penyemangat bagi petambak Gresik untuk terus menghasilkan bandeng terbaik. Apalagi, bandeng sudah menjadi identitas yang melekat bagi kota ini.

Sumber:

Berita Terkait