selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Cuaca Ekstrem Hancurkan Rumah dan Lumpuhkan Akses Jalan Jember

Cuaca Ekstrem Hancurkan Rumah dan Lumpuhkan Akses Jalan Jember

Satu rumah milik Umar Hamdan (36) mengalami kerusakan berat--

​JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Fenomena cuaca ekstrem meluluhlantakkan sebagian wilayah Kabupaten Jember, Jumat 20 Februari 2026 sore. Angin kencang yang berhembus kencang disertai hujan deras memicu rentetan bencana: belasan pohon tumbang, infrastruktur kelistrikan ambruk, hingga kerusakan rumah warga.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini meninggalkan jejak kehancuran, terutama di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari. Batang-batang pohon berukuran besar tumbang tak beraturan, menutup akses jalan utama dan melumpuhkan arus lalu lintas bagi kendaraan roda dua maupun roda empat selama beberapa jam.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Terjang Jember, Petani Cabai Dibayangi Kerugian


Mini Kidi Wipes.--

​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi dampak masif dari amukan angin tersebut. Menurutnya, kerusakan tidak hanya terbatas pada sektor infrastruktur, tetapi juga mengancam keselamatan tempat tinggal warga.

​"Total ada 16 pohon tumbang yang tersebar di titik-titik vital. Selain itu, empat tiang listrik roboh menyebabkan aliran listrik di sejumlah wilayah padam total," ujar Edy saat ditemui.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Bikin Nelayan Situbondo Beralih Profesi dan Gadaikan Barang Rumah Tangga

​Data BPBD Jember mencatat tujuh rumah warga menjadi korban keganasan cuaca sore itu. Satu rumah milik Umar Hamdan (36) mengalami kerusakan berat hingga tak layak huni, memaksa pemiliknya harus mengungsi ke kediaman kerabat. Enam rumah lainnya dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

​Beruntung, di tengah situasi yang sempat mencekam tersebut, tidak ada laporan mengenai korban jiwa.


Gempur Rokok Illegal--

​"Warga yang rumahnya rusak berat sudah kami arahkan untuk mengungsi demi keselamatan. Fokus utama tim di lapangan saat ini adalah evakuasi material pohon yang menutup jalan dan berkoordinasi intensif dengan pihak PLN untuk memulihkan kembali pasokan listrik yang sempat terputus," tegas Edy.

​Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat Jember akan bahaya laten cuaca ekstrem. BPBD mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang melanda, mengingat kerentanan pohon-pohon besar di pinggir jalan dan risiko ambruknya infrastruktur di masa peralihan musim ini. (Fbr)

Sumber: