Genangan Air Kepung Jalan Pakusari Jember, Lubang Jalan Tersembunyi Bahayakan Pengendara
Suasana di sepanjang Jalan A Yani, mulai dari kawasan SPBU Kertosari hingga depan Toko Basmalah Pakusari.-Febri Irawan-
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Hujan berintensitas tinggi mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Pakusari tergenang air, terutama di Jalan A Yani, sehingga membahayakan pengendara akibat lubang jalan yang tertutup genangan, Jumat 6 Februari 2026.
BACA JUGA:Wujud Kepedulian, Polres Jember Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir Desa Pakis
Luapan air berasal dari selokan yang tidak mampu menampung tingginya debit hujan hingga melimpah ke badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena kendaraan harus melambat untuk menghindari risiko mogok serta lubang jalan yang tidak terlihat.

Mini Kidi--
"Di arah kota hujan tidak terlalu lebat, tapi begitu masuk Pakusari langsung deras sekali. Air selokan meluap sampai ke jalan, kalau naik motor genangannya hampir menyentuh mesin," ujar Zuhro Rotul Lailiyah, warga setempat.
BACA JUGA:Staf Kecamatan Panti Hanyut Akibat Banjir Ditemukan Meninggal di Muara Sungai
Ia menambahkan, genangan di lokasi tersebut merupakan persoalan klasik yang kerap terjadi saat hujan deras, selain membuat aspal licin juga menyembunyikan lubang jalan yang membahayakan pengendara, terutama roda dua.
BACA JUGA:Krisis Air Bersih Pascabanjir Panti PMI Jember Sebar Tandon Air di Tiga Titik
Sementara itu, kondisi tersebut sejalan dengan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang meminta warga Jawa Timur, termasuk Jember, mewaspadai cuaca ekstrem selama periode 1–10 Februari 2026.
BACA JUGA:Banjir Lumpur Terjang 40 Rumah di Jember, Satu Warga Hilang Terseret Arus
Fenomena cuaca ekstrem ini dipicu aktifnya Monsun Asia serta gangguan gelombang atmosfer yang meningkatkan potensi curah hujan signifikan di wilayah Jawa Timur.
BACA JUGA:Respons Cepat Banjir Panti, Polres Jember Instruksikan Personel Siaga 24 Jam
Dikonfirmasi terpisah, BPBD Kabupaten Jember menyatakan terus melakukan pemantauan di titik rawan banjir dan genangan serta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir bandang, pohon tumbang, dan angin kencang.
BACA JUGA:Jember Diterjang Banjir, Luapan Sungai Bedadung Rendam Permukiman, Satu Rumah Hanyut
Sumber:
