Hujan Berjam-jam Picu Longsor di Mulyorejo Jember, Jalan Utama Sempat Lumpuh

Hujan Berjam-jam Picu Longsor di Mulyorejo Jember, Jalan Utama Sempat Lumpuh

BPBD Jember bersama warga membersihkan material longsor yang menutup jalan di Desa Mulyorejo.-Febri Irawan-

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Hujan deras berdurasi panjang memicu tanah longsor di Dusun Baban Barat, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, hingga menutup total akses jalan utama warga, Kamis malam, 5 Februari 2026.

BACA JUGA:Aksi Cepat Tanggap PMR SMPN 1 Jember Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan berintensitas tinggi sejak pukul 18.00 WIB yang menyebabkan tanah di bahu jalan menjadi labil.


Mini Kidi--

Material longsoran tercatat menutup badan jalan sepanjang sekitar 10 meter dengan ketinggian tebing runtuh mencapai 20 meter, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas dan aktivitas warga sempat terhenti.

BACA JUGA:Genangan Air Kepung Jalan Pakusari Jember, Lubang Jalan Tersembunyi Bahayakan Pengendara

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edi Budi Susilo, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Jumat pagi, 6 Februari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi.

“Begitu menerima laporan, kami segera berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan asesmen, pengamanan lalu lintas, hingga proses evakuasi material,” ujar Edi.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem, BPBD Jember Minta Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi

Ia menambahkan, setelah dilakukan pembersihan secara intensif, akses jalan berhasil dibuka kembali pada siang hari.

“Proses pembersihan rampung pukul 12.50 WIB. Saat ini, akses jalan sudah terbuka kembali dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” tambahnya.

Menurutnya, penyebab utama longsor adalah kondisi tanah yang telah jenuh air akibat hujan dengan durasi panjang. Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah perbukitan, agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

“Kami meminta warga tetap berhati-hati terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan lebat kembali turun dalam durasi yang lama,” pungkasnya. (fbr)

Sumber: