selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Longsor di Jalur Bromo, 7 Motor Pengunjung Tertimbun

Longsor di Jalur Bromo, 7 Motor Pengunjung Tertimbun

Warga bergotong royong membersihkan material longsor--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Jalur wisata menuju Penanjakan Bromo, tepatnya di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, sempat lumpuh. Hal ini dipicu musibah tanah longsor pada Rabu 25 Februari 2026. 

Meski tidak memakan korban jiwa, material longsoran dilaporkan menimbun sedikitnya tujuh unit sepeda motor milik pengunjung.

BACA JUGA:Jalur Alternatif Pasuruan–Probolinggo Lumpuh Akibat Longsor di Lumbang


Mini Kidi Wipes.--

Cuaca ekstrem yang melanda kawasan pegunungan memicu guguran tanah berskala besar di dua titik sekaligus, yakni Bukit Pakalu dan Bukit Dingklik. 

Material tanah yang merosot tajam langsung menutup badan jalan dan menghantam kendaraan yang tengah terparkir di bawahnya.

BACA JUGA:Masuki Puncak Musim Hujan, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Banjir Bandang dan Bukit Longsor

"Laporan yang kami terima menyebutkan ada tujuh kendaraan roda dua yang tertimbun material longsoran," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi.

Petugas gabungan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Forkopimcam Tosari, dan BPBD masih berjibaku di lokasi. 

Fokus utama petugas adalah mengevakuasi motor yang terpendam serta membersihkan batang pohon yang tumbang menutupi akses jalan.


Gempur Rokok Illegal--

"Saat ini petugas sedang melaksanakan evakuasi pohon tumbang dan pembersihan material longsor agar jalur bisa segera dilalui kembali," tambah Sugeng.

Mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah pegunungan, BPBD telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen terhadap stabilitas lereng. 

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan wisatawan.

Sumber: