Nelayan Asal Semare Hilang Tergulung Ombak di Perairan Kalirejo Pasuruan
Tim gabungan melakukan penyisiran pencarian nelayan yang hilang di perairan Pasuruan.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang nelayan bernama Suparto (51), warga Dusun Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton, dilaporkan hilang di perairan Kalirejo setelah terjatuh dari perahunya saat melaut mencari rajungan, Sabtu 7 Februari 2026.
Peristiwa hilangnya Suparto pertama kali diketahui dua nelayan setempat, Lukman Hadi dan Kusen, yang melintas di perairan Kisik pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Mini Kidi--
Keduanya merasa janggal melihat sebuah perahu bernama Dua Putra melaju tanpa pengemudi dengan mesin masih menyala.
Saat diperiksa, perahu tersebut dalam kondisi kosong, sementara Suparto terlihat berenang di kejauhan sambil meminta pertolongan.
BACA JUGA:Bimas Nurcahya Jalani Sidang Perdana Kasus Kekerasan Seksual di PN Surabaya
Saksi mata sempat berupaya menyelamatkan korban dengan melemparkan umpal atau pelampung tradisional dari bambu, namun tali pelampung tidak cukup panjang untuk dijangkau korban.
Kondisi saat itu diperparah gelombang laut yang tinggi serta cuaca buruk, sehingga menyulitkan proses pertolongan.
Lampu senter yang dikenakan korban di dahi terjatuh ke laut, menyebabkan jarak pandang menjadi sangat terbatas.
BACA JUGA:Satlantas Polres Pasuruan Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Pandaan
Saksi kemudian berupaya melakukan pencarian selama sekitar dua jam dengan berputar di lokasi kejadian, namun korban tidak lagi terlihat.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaedi membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Satpolair, BPBD Kabupaten Pasuruan, serta pemerintah desa setempat.
“Korban berangkat melaut seorang diri. Kendala utama saat kejadian adalah ombak besar dan keterbatasan alat bantu saat saksi mencoba menolong,” ujar Aipda Junaedi, Senin 9 Februari 2026.
BACA JUGA:Polres Pasuruan Ikuti Rapat Terpadu Kesiapan Operasi Ketupat 2026
Selain itu, sejumlah nelayan dari Dusun Kaligung turut melakukan pencarian secara mandiri sebagai bentuk solidaritas sesama nelayan.
Radius pencarian diperluas hingga ke perairan Tlocor, Jabon, Kabupaten Sidoarjo, mengikuti arah arus laut.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan harapan korban segera ditemukan. (kd/mh)
Sumber:




