Bukan Cuma Push Rank: Apa yang Sebenarnya Kita Pelajari dari Gim

Bukan Cuma Push Rank: Apa yang Sebenarnya Kita Pelajari dari Gim

--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Bagi sebagian orang, bermain gim masih sering dianggap sebagai hiburan atau aktivitas untuk menghabiskan waktu luang. Istilah “push rank” sering menjadi simbol utama dalam memenangkan serta menaikkan peringkat dalam sebuah gim. Namun, jika kita telusuri lebih jauh, gim ternyata menyimpan banyak pelajaran yang kerap terlewatkan oleh para pemainnya.


Mini Kidi--

Di balik kontrol permainannya, gim mengajarkan para pemain untuk terbiasa dalam mengambil keputusan. Pada banyak gim, setiap pilihan justru memiliki konsekuensi. Dalam gim bergenre RPG atau strategi seperti The Witcher atau Civilization, salah langkah sedikit saja bisa berdampak panjang, entah pada karakter, tim, maupun alur ceritanya. Tanpa disadari, pemain belajar berpikir strategis dan mempertimbangkan risiko sebelum bertindak.

BACA JUGA:Mengenal TheoTown, Game Simulasi Klasik yang Kembali Viral Berkat Kreativitas Netizen

Selain itu, gim juga melatih kesabaran. Tidak semua permainannya dapat dimenangkan dalam sekali coba. Kegagalan juga menjadi bagian dari proses, entah karena strategi yang kurang tepat atau koordinasi tim yang belum bagus. Dari situ, pemain belajar untuk mencoba lagi, memperbaiki kesalahan, dan tidak mudah menyerah. Sikap-sikap tersebut sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari

Tak kalah penting, gim memberi kesempatan bagi pemain untuk bereksplorasi dan mengekspresikan diri. Melalui avatar, dunia virtual, dan alur cerita, pemain bebas mencoba peran yang mungkin sulit diwujudkan dalam dunia nyata. Mulai dari menjadi pemimpin, penjelajah dunia, hingga penjelajah luar angkasa dalam gim seperti Mass Effect atau Roblox, gim menghadirkan kebebasan dalam berimajinasi luas.

BACA JUGA:Mirama Games Land Cara Seru Mercure Surabaya Grand Mirama Sambut Tahun Baru 2026

Bagi kalangan muda, gim bahkan sering kali menjadi sarana belajar yang terasa sangat menyenangkan. Konsep logika, manajemen waktu, hingga pemecahan masalah diserap secara natural melalui pengalaman bermain. Maka tidak heran jika saat ini banyak gim dimanfaatkan sebagai alat edukasi sekaligus pengembangan keterampilan.

Pada akhirnya, gim bukan hanya soal menang atau kalah. Di balik keseruan bermain dan ambisi menaikkan peringkat, tersimpan proses belajar yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan berinteraksi. Push rank mungkin jadi tujuan sesaat, sebab pelajaran hidup dari gim akan tetap ada, meski permainannya sudah usai.

Sumber: