Debu Tebal hingga Jalan Becek, Aktivitas Tambang Galian C di Karangpakis Dikeluhkan Warga

Debu Tebal hingga Jalan Becek, Aktivitas Tambang Galian C di Karangpakis Dikeluhkan Warga

Aktivitas tambang galian C yang beroperasi di Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh --

JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Aktivitas tambang galian C yang beroperasi di Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, kembali menuai sorotan. Sejumlah warga mengeluhkan dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama debu tebal dari lalu lalang truk pengangkut material tambang yang dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga.

Salah seorang warga berinisial A, menuturkan hampir setiap hari warga harus menghadapi debu pekat ketika truk-truk bermuatan material tambang melintas di jalan desa. Debu tersebut beterbangan dan masuk ke rumah-rumah warga, sehingga mengganggu aktivitas harian, termasuk kesehatan.

BACA JUGA:Pasca Musibah Bukit Jaddih, Polres Bangkalan Gerak Cepat Tindak Tegas Kegiatan Tambang Ilegal Galian C


Mini Kidi--

“Debunya sangat banyak setiap ada truk yang lewat. Kalau siang panas, debunya makin parah. Kami merasa sangat terganggu,” ujar E.

Tak hanya saat cuaca kering, kondisi jalan justru semakin memprihatinkan ketika hujan turun. Menurut E, jalan yang dilalui truk tambang menjadi becek dan licin akibat material tanah yang terbawa roda kendaraan. Hal ini dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama warga yang melintas menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA:Tragedi Bukit Jaddih, 6 Santri Cilik Meninggal saat Bermain di Kubangan Bekas Tambang Galian C

“Kalau hujan, jalanan jadi becek. Ini bisa membahayakan warga yang lewat, apalagi anak-anak dan pengendara motor,” tambahnya.

Atas kondisi tersebut, E berharap ada perhatian serius dari pihak terkait. Ia meminta agar aktivitas tambang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Warga berharap ada solusi konkret agar aktivitas tambang tidak terus-menerus merugikan masyarakat.

“Kami berharap ada penyelesaian yang jelas. Jangan sampai aktivitas tambang ini terus mengganggu masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA:Sopir Truk Tertimbun Tanah Galian C, Polres Magetan Periksa Pemilik Tanah dan Sita Alat Berat

Sementara itu, Kepala Desa Karangpakis, Joko Risdianto, membenarkan adanya keluhan warga terkait aktivitas tambang galian C di wilayahnya. Namun, ia mengaku hingga kini belum menerima laporan secara langsung dari warga ke pemerintah desa.

“Saya mengetahui adanya keluhan tersebut dari pemberitaan media. Untuk laporan personal dari masyarakat yang masuk ke desa sejauh ini belum ada,” ujar Joko saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Joko menegaskan pemerintah desa tidak akan tinggal diam. Sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan upaya mediasi guna mencari jalan tengah antara kepentingan warga dan pihak pengusaha tambang.

Sumber: