Menuju Kota Mendunia, Pemkot Madiun Naikkan Standar Pendidikan ASN
Wali Kota Madiun Maidi menyampaikan kebijakan peningkatan standar pendidikan ASN.-Nangroe Aji Dharma-
MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemkot Madiun menaikkan standar kualifikasi pendidikan aparatur sipil negara dengan mewajibkan pejabat eselon II bergelar doktor dan eselon III serta kepala sekolah minimal magister, sebagai upaya menyiapkan SDM unggul, Senin 12 Januari 2026.
BACA JUGA:ASN Pemkot Madiun Dilarang Cuti Nataru, Wali Kota: Semua Harus Siaga Layani Masyarakat
Standar kualifikasi pendidikan bagi pejabat di lingkungan pemerintah kota terus ditingkatkan untuk mendukung visi pembangunan menuju kota berdaya saing global.

Mini Kidi--
Kebijakan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah kota berencana menggandeng sejumlah perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar daerah, untuk memfasilitasi pendidikan lanjutan bagi aparatur sipil negara.
BACA JUGA:Pemkot Madiun Wajibkan Skrining TBC untuk Karyawan Dapur MBG Demi Keamanan Ribuan Anak
“OPD harus mendapatkan pendampingan dari para ahli untuk meningkatkan kualitas SDM. Kota yang mendunia tidak bisa dibangun hanya dengan pemikiran sendiri,” ujar Maidi usai membuka sosialisasi program pendidikan lanjutan ASN di Gedung GCIO Madiun, Senin 12 Januari 2026.
BACA JUGA:Program Rujakan Bumil Perkuat Upaya Pemkot Madiun Wujudkan Generasi Sehat
Menurutnya, keberhasilan membawa Kota Pendekar menuju level internasional sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia. Terlebih, banyak program dan terobosan yang digagas membutuhkan ASN yang unggul dan berdaya saing tinggi.
BACA JUGA:PKL Alun-Alun Madiun Ditata Ulang, Pemkot Wajibkan Daftar Harga dan Kebersihan
“Saya punya banyak konsep untuk Kota Madiun. Tetapi saya juga bisa pensiun. Kalau generasi SDM tidak disiapkan dengan baik, berarti saya keliru,” tegasnya.
BACA JUGA:Pemkot Madiun Tunda Pengadaan Incinerator karena Dapat Program TPS3R dari Pusat
Ia menambahkan, pembangunan kota tidak boleh hanya bergantung pada satu figur, melainkan harus ditopang oleh sistem dan sumber daya manusia yang kuat serta memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat.
BACA JUGA:Pemkot Madiun Percepat Serah Terima PSU, 11 Perumahan Siap Masuk Tahap BAST
Sumber:

