Kemendukbangga Perkuat UMKM Keluarga Lewat Konsolidasi Nasional AKU 2026 di Surabaya
Pembukaan Konsolidasi Nasional AKU 2026 BKKBN Jawa Timur di Surabaya.-Lailatul Nur Aini-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kemendukbangga/BKKBN menggelar Konsolidasi Nasional Andalan Kelompok UPPKA 2026 untuk memperkuat UMKM keluarga melalui penguatan visi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor, Rabu 4 Februari 2026.
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, Kemendukbangga/BKKBN Luncurkan Program Sidaya di Lamongan
Ketua Umum BPP AKU, Ir Ambar Rahayu MNS menegaskan pentingnya penyatuan visi, penguatan mentalitas, serta inovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan digitalisasi.

Mini Kidi--
“Konsolidasi ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah dan strategi seluruh pemangku kepentingan. Kami juga memperkuat karakter pelaku UMKM agar siap menghadapi dinamika usaha ke depan,” kata Ambar.
Sementara itu, perwakilan Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Kemendukbangga/BKKBN, Wahidah Paheng, menyampaikan bahwa pemberdayaan Ekonomi Keluarga terus diperkuat melalui digitalisasi dan literasi keuangan.
BACA JUGA:PKS Jatim Dampingi 1.600 UMKM Naik Kelas Selama Satu Tahun
“Pembinaan saat ini tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga melalui pelatihan digital, kolaborasi dengan dunia usaha, dan penguatan pengelolaan keuangan,” ucapnya.
Selain itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Dra Maria Ernawati MM menyebut Jawa Timur memiliki potensi besar dengan puluhan ribu kelompok UPPKA dan PKK yang aktif.
“Kami berharap kelompok UPPKA di Jawa Timur terus naik kelas dan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi keluarga,” tuturnya.
BACA JUGA:Waspadai Ancaman PHK serta Pengangguran 2026 di Surabaya Fokus pada UMKM dan Ekonomi Digital
Dukungan juga datang dari TP PKK Jawa Timur melalui program UP2K-PKK. Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin yang dibacakan Aulia Dikmah Kiswahono menegaskan peran perempuan dalam ekonomi keluarga.
Ia menambahkan, keunggulan UP2K PKK di Jawa Timur ditopang oleh tiga pilar utama, yakni digitalisasi UMKM desa, standardisasi produk, dan kemitraan strategis lintas sektor.
BACA JUGA:Bank Jatim Sabet Penghargaan Inovasi Pengembangan UMKM dan Akses Pembiayaan
Sumber:




