Wakil Wali Kota Madiun Bersama Kemensos Tinjau Bakal Lahan Sekolah Rakyat
Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun bersama Sekjen Kemensos RI, Robben Rico meninjau lokasi sekolah rakyat di kawasan Ring Road Barat Kota Madiun,--
MADIUN, MEMORANDUM.CO.ID - Rencana pembangunan sekolah rakyat dari program Presiden RI, Prabowo Subianto sepertinya bakal seger terealisasi di Kota Madiun.
Kepastian ini menguat setelah Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun didampingi OPD terkait dan Sekjen Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Robben Rico meninjau langsung lahan bakal sekolah rakyat di kawasan Ring Road Barat Kota Madiun, Sabtu 26 April 2025.
BACA JUGA:Dukung Program Presiden, Wali Kota Madiun Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat

Mini Kidi--
Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun mengaku, Pemkot Madiun siap mendukung penuh program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto itu. Dalam waktu dekat, Pemkot bakal menyiapkan kebutuhan Pemerintah Pusat. Diantaranya, pengurukan tanah dan penyediaan akses jalan.
“Tentunya setelah ini tim Pemkot akan mempersiapkan segala sesuatunya. Supaya, proses pembangunan sekolah rakyat ini segera berjalan,” kata Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun.
Bagus mengaku tidak ada kendala berarti dalam menyiapkan lahan aset Pemkot Madiun. Dirinya berharap, sekolah rakyat dapat segera terealisasi. “Segala sesuatu tidak ada problem. Hanya butuh waktu dan akan segera kami proses,” terangnya.
BACA JUGA:Mensos Tinjau Persiapan Gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Mojokerto
Sementara itu, Sekjen Kemensos RI, Robben Rico menyatakan, lahan yang diajukan Pemkot Madiun untuk sekolah rakyat sangat strategis. Pun, sudah sesuai dengan kriteria Presiden RI, Prabowo Subianto. Sebab, tak ada permasalahan terkait tanah tersebut.
“Kami berkunjung ke Kota Madiun untuk cek lokasi. Dalam waktu dekat, akan kami bangun (sekolah rakyat,red)," katanya.
“Saya senang karena lahan ini sudah klir. Tanahnya jelas, surat-suratnya lengkap dan jelas juga,” tambahnya.
BACA JUGA:Gubernur Kofifah Dorong Berdirinya 40 Sekolah Rakyat di Jawa Timur
Nantinya, lanjut Robben, Pemerintah Pusat tinggal menghandle pembangunan dan pengelolaan sekolah rakyat di atas lahan seluas 6,7 hektare tersebut.
“Kota Madiun ini cukup berbeda dengan kota-kota lainnya ya. Jarang ada kota yang memiliki aset yang besar,” tandasnya. (adv/adi)
Sumber:

