Ketua SPI Surabaya Ni Luh Komang Ayu SH MH: SPI Berperan Aktif Bangun Citra Polri dengan Tindakan Nyata

Ketua SPI Surabaya Ni Luh Komang Ayu SH MH:  SPI Berperan Aktif Bangun Citra Polri dengan Tindakan Nyata

Ketua Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Surabaya, Ni Luh Komang Ayu SH MH dan host podcast Memorandum TV Eko Yudiono.--

SURABAYA-MEMORANDUM-Ketua Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Surabaya-Jawa Timur Ni Luh Komang Ayu SH MH menjadi tamu di podcast Memorandum TV. Wanita kelahiran Bali ini bicara banyak mengenai SPI. Termasuk visi dan misi serta fungsi mereka dalam memperbaiki citra Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Podcast selengkapnya bisa disaksikan di channel YouTube Memorandum TV yang akan tayang, Jumat, 16 Februari 2024 bersama host Eko Yudiono.

“Jadi misi kita adalah mewujudkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung institusi Polri guna menjaga keamanan dan ketertiban sesuai undang-undang,” terang Ayu, mengawali podcast.


Pengurus Sahabat Polisi Indonesia Surabaya-Jatim bersama jajaran manajemen Memorandum.--

BACA JUGA:Polisi Sidoarjo Kawal Distribusi Logistik Pemilu ke Wilayah Terpencil dengan Perahu

Sedangkan misi dari SPI adalah, Mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan bermasyrakat berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA:Ringkus Pemuda Ngasem, Polisi Amankan 1.984 Pil Dobel L

“Kami juga aktif membangun citra positif Polri dalam rangka penguatan Institusi dengan melakukan tindakan nyata maupun penguatan wacana. Melakukan pemberdayaan komunitas masyarakat dan kaum millenial dalam menanamkan taat dan sadar hukum serta Kamtibmas,” jlentrehnya.

Tidak lupa menurut Ayu, SPI juga membangun sinergi dengan masyarakat dalam mengadvokasi demi perwujudkan keadilan yang demokratis.

“Juga membantu Polri dalam mensosialisasikan program-program kerakyatan,” tambahnya.

Di bagian lain, kata Ayu, pihaknya juga berupaya menyentuh generasi millenial dan generasi Z via media sosial. Mulai dari Instagram, TikTok dan Bigo. “Kenapa Bigo, kami mempunyai alasan tersendiri sebab, kami juga mempunyai komunitas dari Sabang sampai Merauke. Jadi lebih cepat nyampai pesan kita,” bebernya.

Nah, SPI menurut Ayu juga berusaha membantu polisi untuk juga berperak aktif menyetuh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah masing-masing. “Jadi kami mempunyai program yang segera kita launching per Kecamatan. Jadi kerja samanya kita nanti dengan Polsek-Polsek dan kecamatan untuk menggelar car free day di kecamatan masing-masing,” urainya.

Menurut Ayu, dengan menggelar car free day di kecamatan-kecamatan, para UMKM yang selama ini ada bakal mendapatkan penghasilan tambahan yang tentu saja bisa meningkatkan value mereka. “Kalau car free day secara tersentral kami lihat masih kurang efektif untuk memberikan ruang bagi UMKM di kecamatan-kecamatan yang jumlahnya juga banyak. Karena itu kita punya program tersebut dan mudah-mudahan bisa segera di-launching dalam waktu dekat,” harapnya.

Di bagian akhir, Ayu juga menyebut banyak lika-liku serta tantangan ketika menjadi Ketua SPI. 

“Dalam hal ini banyak hatter yang menyerang akun kami. Bahkan juga menyerang secara personal yang berujung laporan. Namun kami menyingkapinya degngan senyuman. Ibaratnya, tak kenal maka tak sayang. Bagaimana bisa sayang, ya harus mengenal kami dulu. Makanya untuk hatter selalu kami cintai. Sebab tanpa mereka kami tidak akan mendapatkan kritik. Kritik membangun akan kami terapkan demi kemajuan SPI ke depannya dan bisa membantu Polri dalam citranya di masyarakat,” pungkasnya.(*)

Sumber: