Ketua DPD Jatim PSMP Dukung Penguatan Program MBG di Lumajang
Didik Sofyan Ketua DPD Jatim PSMP --
LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Jawa Timur Pemuda Solidaritas Merah Putih (DPD Jatim PSMP) Didik Sofyan mendukung penguatan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjamin mutu, kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan bagi penerima manfaat.
Dukungan tersebut disampaikan Didik menyusul masih adanya kejadian gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan MBG di sejumlah daerah.
Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi momentum untuk memperketat pengawasan dan memperbaiki sistem pelaksanaan program, bukan menjadi alasan untuk menghentikan program strategis pemerintah tersebut.
“MBG adalah program besar dan sangat penting bagi masa depan generasi Indonesia. Karena itu, kualitas, kebersihan, dan keamanan makanan harus menjadi prioritas utama. Setiap persoalan yang terjadi harus segera dievaluasi dan diperbaiki,” ujar Didik, Sabtu 12 september 2026.
BACA JUGA:BGN Perbarui Data, Keluarkan 1.653 Sekolah dari Daftar MBG

Mini kidi--
Ia menilai penguatan tata kelola harus dilakukan mulai dari proses pengadaan dan pemeriksaan bahan baku, pengolahan makanan, kebersihan dapur, penyimpanan, pengemasan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.
Menurut Didik, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus benar-benar menjalankan standar operasional yang telah ditetapkan pemerintah.
Pengawasan juga perlu dilakukan secara berlapis dan berkelanjutan agar potensi masalah dapat dicegah sebelum makanan sampai kepada anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.
“Jangan sampai ada celah dalam prosesnya. Dari bahan baku masuk sampai makanan diterima oleh anak-anak harus ada standar dan pengawasan yang jelas. Kalau ada dapur atau SPPG yang tidak memenuhi standar, harus segera diperbaiki dan bila perlu dihentikan sementara sampai memenuhi ketentuan,” tegasnya.
Didik juga mengapresiasi langkah pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan kementerian terkait yang terus memperkuat standar higiene dan sanitasi. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah serius memastikan MBG tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi.
“Jaminan mutu itu bukan hanya soal kandungan gizi. Kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan sama pentingnya. Anak-anak kita harus mendapatkan makanan yang bergizi sekaligus aman,” katanya.
BACA JUGA:Dandim 0821 Lumajang Sambut Ketua Baznas, Bahas Program Strategis Tahun 2026

Gempur Rokok Illegal--
Sumber:







