Sahur dengan Mi Instan
Mi instan dapat menjadi menu sahur praktis jika ditambah telur, ikan sarden, dan sayuran.-(sumber: AI)-
Memasak mi instan tetap menjadi pilihan praktis, terutama kala waktu untuk penyiapan sahur terbatas. Hampir semua jenis mi instan yang tersedia terbuat dari karbohidrat murni dan garam.
BACA JUGA:Selasih dan Cincau
Memang membuat perut cepat terasa kenyang, namun sayang energi yang dihasilkannya tidak bertahan lama. Jadi, kebutuhan energi saat berpuasa 12 jam tidak dapat terpenuhi ketika kita hanya makan mie instan murni saja.
BACA JUGA:Rileks dengan Aromaterapi
Adakah jalan keluar? Mudah, yaitu meng “upgrade” mi instan dengan menambahkan bahan yang bisa memenuhi kebutuhan protein, serat, sedikit vitamin dan mineral.
BACA JUGA:Ayo Lawan Flu
Protein mutlak ditambahkan karena membuat proses pencernaan lebih lambat, sehingga kadar gula darah stabil. Ini akan membantu menunda rasa lapar sebelum tengah hari, yang berpotensi membuat konsentrasi kerja menurun, mengantuk, dan gairah kerja menurun.
BACA JUGA:Yuk Makan Pisang
Pilihan sumber protein jatuh pada ikan kaleng sardines dan telur. Telur mudah didapat, harga terjangkau, dan sangat tinggi nilai gizinya.
BACA JUGA:Manisnya Madu Asli
Protein telur termasuk yang berkualitas tinggi, dengan kandungan asam amino esensial lengkap yang memang harus didapat melalui makanan.
BACA JUGA:Lanjut Usia Boleh Berpuasa?
Asam amino itu diperlukan untuk menjaga kondisi otot, fungsi imun dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
BACA JUGA:Sup Lentil Ramah Pencernaan
Sumber:




