Enam Motor Hilang di Karnaval Sound Horeg Desa Branggahan, Polisi Bantah hanya 2 Orang Laporan
Sound horeg di Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.-Rohmad Sholeh-
KEDIRI, MEMORANDUM.CO.ID - Meski telah usai, karnaval yang disertai konvoi sound horeg di Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, pada Minggu 14 September 2025 hingga Senin dini hari, sampai kini masih menjadi perbincangan hangat masyarakat.
BACA JUGA:Demi Kenyamanan Masyarakat Rayakan HUT Ke-79 RI, Kapolres Kediri Larang Penggunaan Sound Horeg
Pasalnya, selain pelaksanaannya yang molor, sempat tersebar informasi bahwa pada kegiatan tersebut ada 6 motor milik pengunjung hilang.

Mini Kidi--
Kades Branggahan, Sapi'i, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait hilangnya motor milik pengunjung enggan berkomentar lebih jauh.
BACA JUGA:Satreskrim Polres Kediri Amankan 2 Bandit Curanmor
"Untuk urusan itu (kehilangan motor) baiknya koordinasi dengan Polsek Ngadiluwih," ujar Kades Sapi'i, melalui sambungan seluler, Rabu 17 September 2025.
Meski demikian, Kades Sapi'i mengakui bahwa karnaval tahun ini berlangsung sangat meriah dan padat pengunjung. Ia menyebut, lebih dari 10 ribu orang memadati area karnaval yang digelar di desanya.
BACA JUGA:Kapolres Kediri Kota Serahkan Kendaraan ke Para Korban Curanmor
"Kalau sepuluh ribu lebih mas, ini juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Banyak (masyarakat) yang ngomong jualannya laris," lanjutnya.
Terkait molornya waktu pelaksanaan, Sapi'i memilih menjawab diplomatis. Menurut dia hal ini tidak bisa diprediksi lantaran membludaknya pengunjung.
BACA JUGA:Polres Kediri Gulung Sindikat Curanmor 15 TKP
"Panitia sudah meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu," kata Kades Sapi'i.
Sementara itu, Kapolsek Ngadiluwih Polres Kediri, AKP Agung Saifudin, melalui Kanitreskrim, Aipda Deny Hermanto, meluruskan informasi yang yang berkembang di masyarakat.
Sumber:

