Harlah Kejaksaan RI
iklan ulta memorandum

Warga Jember Bernapas Lega, BPH Migas Pastikan Stok BBM Terjaga

Warga Jember Bernapas Lega, BPH Migas Pastikan Stok BBM Terjaga

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas saat meninjau SPBU Gajah Mada kaliwates--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kebimbangan warga Kabupaten Jember terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kini mulai terobati. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan distribusi BBM ke berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jember sudah kembali normal dan aman.

​Guna menjaga ketenangan masyarakat serta mengantisipasi hambatan pasokan dari Banyuwangi, Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menyiagakan armada tambahan sebanyak 15 unit mobil tangki yang dikirim langsung dari Surabaya khusus untuk menopang kebutuhan warga Jember.

BACA JUGA:Imbas Krisis BBM Memanas, Pemkab Jember Ambil Langkah Darurat, Pegawai WFH dan Pelajar Dirumahkan


Mini kidi--

​Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Anggota BPH Migas, Wahyudi Anas, saat turun ke lapangan meninjau kondisi SPBU Gajah Mada, Kaliwates, Jum'at (11/9) malam.

​“Pertamina Patra Niaga telah menerapkan skema pengalihan suplai. Jalur yang sempat terganggu dari Tanjungwangi, Banyuwangi, langsung dibantu dari Surabaya dengan mengerahkan 15 unit truk tangki khusus untuk menjaga pasokan di Jember,” ujar Wahyudi.

​Wahyudi menjelaskan, BPH Migas telah menggelar evaluasi mendalam bersama Hiswana Migas Jember, DPRD Jember, dan Pertamina Patra Niaga. Evaluasi ini menjadi bukti keseriusan seluruh pihak dalam memastikan kenyamanan warga agar aktivitas harian tidak terganggu.

BACA JUGA:Akademisi Unmuh Jember Soroti Etika Dagang di Tengah Kelangkaan BBM, Ingatkan Larangan Ikhtikar

​Jalur pengiriman dari Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi, Banyuwangi, sempat tersendatsetelah terjadi lonjakan aktivitas logistik di jalur ASDP Ketapang-Gilimanuk. Berdasarkan verifikasi, arus angkutan logistik melonjak 12 persen, penumpang dan kendaraan pribadi naik 8 persen, serta kendaraan roda dua dari Banyuwangi menuju Bali melesat hingga 42 persen. Kemacetan tersebut berdampak pada keterlambatan armada tangki sampai di Jember.

​Berkat respons cepat pemerintah daerah dan Forkopimda Banyuwangi, simpul kemacetan mulai terurai. Pertamina juga memperkuat keandalan pasokan melalui pengiriman dari Surabaya. Walau memakan waktu perjalanan hingga 10 jam—lebih lama dibanding jalur Banyuwangi yang berdurasi 6 hingga 8 jam—langkah ini terbukti ampuh menjaga SPBU di Jember tetap terisi.

BACA JUGA:Gebrakan Tengah Malam Bawa Pelantang di SPBU, Gus Fawait Ancam Sikat Penimbun BBM!

​Tak hanya itu, kapasitas penyeberangan di Dermaga 3 Pelabuhan Ketapang juga telah ditingkatkan dari semula melayani kendaraan kapasitas di bawah 25 ton menjadi 50 ton demi memperlancar arus logistik.

​“Jalur armada mobil tangki yang membawa pasokan ke Jember terus dioptimalkan dan mendapat pengawalan. Jika kembali terjadi kendala di jalur Banyuwangi, pasokan akan langsung dialihkan secara otomatis dari Surabaya,” tegas Wahyudi membesarkan hati masyarakat.

BACA JUGA:Patroli Sasar SPBU HR Muhammad Surabaya, Polsek Sukomanunggal Pastikan Stok BBM Aman

Sumber: