Layani 5 Juta Penumpang Per Hari, Trans Jatim Terancam Efisiensi Anggaran
Kadishub Jatim Nyono.--
“Dari subsidi yang kita berikan, sekitar 12 sampai 15 persen bisa kembali dalam bentuk penerimaan ekonomi langsung. Tapi keuntungan terbesarnya justru tidak kasat mata. Di antaranya angka kecelakaan menurun, emisi karbon berkurang, kemacetan menurun, dan ekonomi daerah tumbuh,” jelasnya.
BACA JUGA:Dishub Usulkan Perpanjangan Rute Bus Trans Jatim hingga Pasuruan
Sayangnya, tekanan fiskal dan kebijakan efisiensi nasional memaksa rencana pengembangan dua koridor baru di kawasan Gerbangkertasusila serta dua koridor tambahan di Malang Raya harus ditunda.
Meskipun demikian, Dishub Jatim memilih fokus untuk menjaga layanan tujuh koridor utama yang telah berjalan agar tetap optimal hingga akhir tahun.
“Keberadaan layanan ini diharapkan dapat terus menjadi solusi atas persoalan klasik transportasi perkotaan, yaitu kemacetan, polusi, dan tingginya biaya perjalanan,” tuntas Nyono. (bin)
Sumber:

