selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Kantor Imigrasi Surabaya Jadi Pilot Project Pengambilan Data Biometrik Paspor Dinas

Kantor Imigrasi Surabaya Jadi Pilot Project Pengambilan Data Biometrik Paspor Dinas

Foto: Pengambilan foto dan sidik jari Taruna AAL untuk permohonan paspor dinas dan diplomatik disaksikan Direktur Konsuler Kementerian Luar Negeri, Akio Tamala dan jajaran imigrasi.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Surabaya resmi menjadi lokasi percontohan (pilot project) untuk layanan pengambilan data biometrik paspor dinas.


Mini Kidi Wipes.--

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Direktorat Konsuler Kementerian Luar Negeri.

Langkah strategis ini diambil untuk mengintegrasikan data pemegang paspor dinas ke dalam sistem keimigrasian nasional sekaligus memperluas jangkauan layanan bagi aparatur negara di tingkat daerah.

BACA JUGA:Aksi Copet di Kabin Pesawat Gagal, Imigrasi Surabaya Deportasi dan Tangkal Permanen Dua WNA China


Gempur Rokok Illegal--

Kerja sama lintas kementerian ini bertujuan mengatasi hambatan teknis yang selama ini dialami pemegang paspor dinas, seperti data biometrik yang belum terekam dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) serta kendala pembacaan sistem pada gerbang otomatis (autogate) di bandara internasional.

Melalui sinkronisasi ini juga, pejabat negara kini dapat melakukan proses pengambilan biometrik di kantor imigrasi setempat tanpa harus terpusat di Jakarta.

BACA JUGA:Puncak HBI Ke-76, Imigrasi Surabaya Ikuti Syukuran Nasional Bersama Dirjen Imigrasi

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi, Eko Budianto, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan solusi atas sejumlah isu strategis dalam pengelolaan dokumen perjalanan dinas.

"Melalui penguatan regulasi dan interoperabilitas sistem, pengambilan data biometrik paspor dinas kini dapat dilakukan di Kantor Imigrasi di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan seluruh pemegang paspor terekam dalam sistem kami," ujar Eko.

BACA JUGA:Paspor Simpatik Sita Antusias Publik, Imigrasi Surabaya Layani 284 Pemohon di Hari Bhakti Imigrasi ke-76

Transformasi menuju paspor dinas elektronik juga dinilai krusial untuk mendukung tugas diplomatik. Hal ini disampaikan oleh Direktur Konsuler Kementerian Luar Negeri, Akio Tamala.

“Transformasi menuju paspor elektronik menjadi kebutuhan teknis sekaligus juga instrumen diplomasi untuk memperluas kemudahan mobilitas para pejabat negara yang mewakili Pemerintah Indonesia,” ujar Akio.

Sumber:

Berita Terkait