Kebutuhan Penanganan Jalan Desa Tinggi, Pemkab Gresik Fokus Perbaikan JPD Mulai 2026

Kebutuhan Penanganan Jalan Desa Tinggi, Pemkab Gresik Fokus Perbaikan JPD Mulai 2026

Petugas Dinas PUTR Gresik memperbaiki Jalan Poros Desa di Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang.-Achmad Willy Alva Reza-

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Gresik memfokuskan perbaikan Jalan Poros Desa sebagai prioritas pembangunan infrastruktur mulai 2026 guna menjawab tingginya kebutuhan penanganan jalan desa di berbagai kecamatan, Minggu 18 Januari 2026.

BACA JUGA:Wabup Gresik Ajak Perempuan Terlibat Aktif Dalam Pembangunan

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut evaluasi capaian kinerja pembangunan jalan sepanjang tahun 2025.


Mini Kidi--

Menurutnya, berdasarkan hasil rekapitulasi, kebutuhan anggaran penanganan Jalan Poros Desa di seluruh wilayah Gresik pada periode 2026 hingga 2029 mencapai Rp2,83 triliun.

BACA JUGA:Permudah Dunia Usaha, Wabup Gresik Terus Bergerak Menuju Tata Kelola Investasi Modern

Ia menambahkan, setiap tahun Pemkab Gresik diperkirakan mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar khusus untuk penanganan JPD, dengan prioritas peningkatan dan pelebaran ruas penghubung antar desa.

BACA JUGA:Kunjungi Petani, Wabup Gresik Asluchul Alif Serahkan Bantuan Traktor di Kepuhklagen

“Prioritas kita terutama JPD yang menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan industri, serta akses utama layanan pendidikan dan kesehatan,” kata Alif.

BACA JUGA:Wabup Gresik Minta Camat Percepat Finalisasi Data Warga Miskin untuk Bansos 2026

Sementara itu, pada tahun 2025, Dinas PUTR Gresik mencatat perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 22,257 kilometer dengan konstruksi beton, aspal, dan paving yang tersebar di 37 titik.

BACA JUGA:Pemkab Gresik Gelar Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Wabup Alif: Anak Muda Harus Jadi Motor Perubahan

Pekerjaan tersebut meliputi peningkatan dan pelebaran jalan, rekonstruksi ruas jalan, pembangunan jembatan baru, serta perbaikan fasilitas pendukung infrastruktur di Pulau Bawean.

BACA JUGA:Wabup Asluchul Alif: Pemkab Gresik Terbuka Terhadap Aspirasi Generasi Muda

Sumber: