Pipa PDAM Perumda Giri Tirta Bocor, Putus Akses Air Bersih ke Ribuan Warga dan Industri
Perbaikan pipa utama milik Perumda Giri Tirta yang bocor di jalur Jalan Raya Daendels, Kecamatan Manyar. --
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kebocoran pipa utama milik Perumda Giri Tirta di Jalan Raya Daendels, Kecamatan Manyar yang terjadi dalam beberapa hari belakangan memberi dampak yang meluas. Bahkan, ikut berimbas pada operasional industri di wilayah sekitar.
Selain melumpuhkan pasokan air bersih terhadap ribuan warga, kondisi kebocoran pipa tersebut juga menyebabkan krisis air bersih di sejumlah perusahaan besar.
BACA JUGA:HUT Ke-51, Perumda Tugu Tirta Kota Malang Perkuat Sinergi dan Komitmen Layanan Prima

Mini Kidi--
Berdasarkan data yang dihimpun, hal itu disebut melumpuhkan pasokan air di kawasan industri Maspion. Seperti anak usaha Wings Group PT Karunia Alam Segar (KAS), PT Smelting, hingga PT Petro Oxo Nusantara (PON).
Muncul kabar di lapangan, bahwa beberapa perusahaan tersebut mulai memangkas jam kerja hingga meliburkan karyawan. Akibat terhentinya operasional yang bergantung pada pasokan air.
BACA JUGA:Teddy Setiabudi, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, Nakhodai PERPAMSI 2025-2029
Namun, Humas Kantor Pusat Perumda Giri Tirta, Ismail Jaya, memberikan klarifikasi berbeda. Ia menyebut, l gangguan air bersih tidak menjadi faktor tunggal dari kebijakan pengurangan jam kerja.
"Saya mendengar kabar tersebut (pemangkasan jam kerja), namun menurut pandangan kami bukan karena masalah air, melainkan kemungkinan kendala di sisi pemasaran produk perusahaan masing-masing," kata Ismail, Jumat 9 Januari 2026.
BACA JUGA:Demokrat Minta Kaji Ulang Suntikan Modal Rp10 Miliar ke Perumda Sari Gunung Ponorogo
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menawarkan solusi darurat bagi sektor industri. Sebagai opsi, Perumda Giri Tirta mempersilakan perusahaan mengambil air bersih secara gratis menggunakan mobil tangki mandiri.
"Kebutuhan industri sangat besar, sementara armada tangki kami terbatas hanya satu unit. Kami fasilitasi pengambilan air gratis jika perusahaan menyediakan tangki sendiri. Namun, sejauh ini belum ada permintaan resmi dari pihak perusahaan," ungkapnya.
BACA JUGA:Perumda Surya Sembada Surabaya Pastikan Semburan di Rungkut Madya Bukan dari Jalur Pipa
Diketahui, kebocoran tersebut terjadi pada pipa HDPE berdiameter 630 mm yang dimiliki Perumda Giri Tirta di wilayah Jalan Raya Daendels. Hal tersebut terjadi sejak Sabtu 3 Januari 2026.
Sumber:
