Pria Pemerkosa Anak Tiri di Wringinanom Gresik Diringkus Polisi, Korban dapat Pendampingan Psikologis
Tersangka pemerkosa anak tiri, Heru Ariyanto (38) dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Gresik.--
GRESIK, MEMORANDUM.CO.ID - Tersangka kekerasan seksual rumah tangga Heru Ariyanto (38), diamankan di Mapolres GRESIK, Selasa 3 Juni 2025. Pria asal Sidoarjo itu ditangkap usai melakukan pemerkosaan terhadap anak tiri di Kecamatan Wringinanom, GRESIK.
Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, tindakan keji Heru itu dilakukan dengan ancaman akan menyebar video asusila anak sambungnya yang berinisial SH (20).
BACA JUGA:Pemerkosa Gadis Benjeng Ditetapkan Tersangka, Pelaku Ternyata Residivis Kasus Pengeroyokan

Mini Kidi--
“Bila korban menolak, tersangka mengancam akan menyebar video asusila korban yang dimiliki oleh tersangka dan direkamnya sendiri secara diam-diam,” ujar AKBP Rovan di Mapolres Gresik.
Aksi pemerkosaan itu dilakukan di dalam rumah pada Sabtu, 31 Mei 2025. Dengan memanfaatkan situasi rumah yang sedang sepi. Pagi itu, korban kebetulan hanya berdua dengan tersangka, sebab sang ibu tengah mengantar adiknya ke sekolah.
Sekitar pukul 08.30, tersangka mulai melakukan aksinya. Ia menarik paksa tubuh korban yang berada di ruang tamu, dan menyeretnya ke dalam kamar.
BACA JUGA:Dicekoki Miras, Gadis Benjeng Diduga Jadi Korban Pemerkosaan
Rovan menjelaskan, aksi kekerasan seksual itu tidak hanya sekali dilakukan. Tersangka memerkosa korban sebanyak 3 kali di hari yang sama.
“Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku menyetubuhi korban selama 3 kali dalam 3 jam di hari yang sama,” bebernya.
Miris, tindakan kejam itu dilakukan tersangka setelah 4 tahun tinggal seatap bersama istri yang merupakan ibu korban.
BACA JUGA:Penyanyi Dangdut Jember Selamat dari Percobaan Pemerkosaan Bos Orkes
“Motif tersangka karena didorong nafsu ketika melihat korban tidur,” ungkapnya.
Setelah peristiwa itu, korban pun kembali diintimidasi agar tak memberitahu orang lain. Namun, korban akhirnya melarikan diri ke rumah neneknya sekitar pukul 06.00, pada Minggu, 1 Juni 2025.
Sumber:
