Surabaya, memorandum.co.id - Dr M Sholehuddin ahli Hukum dari Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya mengutuk keras oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan mengatasnamakan instusi Polri. Menurutnya tindak kejahatan saat ini semakin bervariasi. "Modus operandinya dan bentuk bentuk cyber crime makin bervariasi," kata Sholehuddin, Jumat (17/3/2023). Dimana kasus penipuan yang marak sekarang ini adalah pemberitahuan informasi pelanggaran atau surat tilang. Pesan itu dikirim melalui via WhatsApp. Sehingga secara otomatis calon korban yang membuka surat berbentuk aplikasi itu sudah terperangkap jebakan. Alhasil dokumen pribadi maupu saldo di rekening handpone korban secara otomastis terkuras habis. Sholehuddin menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dengan beragam variasi penipuan untuk memperdayai korbannya. "Karena modusnya saat ini bervariasi," ungkapnya. Disinggung apakah justru kesempatan ini dimana penerapan e-tilang dimanfaatkan pelaku kjahatan untuk menjebak korbannya, menurutnya, lagi lagi masyarakat harus pintar pintar untuk tidak menjadi korban. "Karena kalau kena e-tilang bukankah kantor kepolisian mengirim surat resmi pemberitahuan ke alamar pelanggar, bukan melalui WA (WhatsApp) atau SMS," tegasnya. (alf)
Ahli Hukum: Cyber Crime Makin Bervariasi
Jumat 17-03-2023,19:29 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,19:37 WIB
Emak-Emak Tambora Lamongan Protes Krisis Air, Developer Diminta Penuhi Kesepakatan
Sabtu 26-09-2026,17:15 WIB
Menjamu PSBS Biak di Stadion Surajaya, Persela Lamongan Bidik Tiga Poin
Sabtu 26-09-2026,16:45 WIB
Wujudkan Semangat Imigrasi untuk Rakyat, Imigrasi Se-Jawa Timur Berbagi Bersama Wong Blitar
Sabtu 26-09-2026,19:45 WIB
1.517 Mahasiswa Unesa Diwisuda, 48 Persen Sudah Dapat Pekerjaan
Sabtu 26-09-2026,15:53 WIB
Penjualan Miras di Surabaya Marak Lewat Media Sosial
Terkini
Minggu 27-09-2026,15:38 WIB
Resmi Dilantik, PBPI Surabaya Langsung Fokus Medali Emas Padel Porprov 2027
Minggu 27-09-2026,15:05 WIB
Eks Rektor UINSA Prof Akhmad Muzakki Disorot Dua Kasus Hukum, Kejari Surabaya Usut Dugaan Mafia Tanah
Minggu 27-09-2026,15:00 WIB
Belasan Bollard Trotoar Kembang Jepun Raib Dicuri, Lurah Bongkaran Imbau Warga Ikut Jaga Fasum
Minggu 27-09-2026,14:55 WIB
Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan kepada Masyarakat
Minggu 27-09-2026,14:48 WIB