Surabaya, Memoramdum.co.id - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim mengamankan ribuan detonator bom ikan di pelabuhan Situbondo. Dari temuan tersebut, petugas menabgkap dua residivis penjual bom ikan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto membenarkan, terkait temuan detonator bom ikan yang diduga barang peledak tersebut akan dikirim kepada pembelinya di daerah Sulawesi dan Kalimantan. "Memang benar ya, bahwa Rabu 9 November 2022 kemarin, sekitar pukul 16.00, anggota Polairud berhasil mengungkap temuan kurang lebih 5000 buah bahan detonator bom ikan, yang ditemukan di Pelabuhan Situbondo," ungkap Dirmanto. Dari penangkapan tersebut kemudian, Polisi mengamankan dua orang yang saat ini masih dalam pemeriksaan. "Lokasi pembuatan detonator itu di hutan pulau Raas sana. Rencana detonator ini akan dijual ke wilayah Sulawesi dan Kalimantan. Ini adalah detonator bahan bom ikan," imbuhnya. Dirmanto menjelaskan, berdasar hasil pemeriksaan terungkap bahwa pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama. Belum lama pelaku keluar dari tahanan dan tertangkap lagi. Tersangka mengirimkan detonator bahan bom ikan dari pulau Raas dikirim ke Situbondo dan didistribusikan di seputaran Situbondo maupun luar Pulau Jawa. Diketahui tersangka ini merupakan residivis. Pada tahun 2014, yang bersangkutan di vonis dengan kasus yang sama 1 tahun 4 bulan. Sebelumnya yaitu pada Tahun 2021 juga sama, pelaku ini divonis 11 bulan. "Jadi belum lama ini keluar dari Rutan, melakukan perbuatan ini lagi. Artinya sudah 3 kali ini," pungkasnya. (alf)
Ribuan Bahan Peledak Ditemukan di Pelabuhan Situbondo
Jumat 11-11-2022,13:35 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,15:37 WIB
Pengacara Terdakwa Pelindo Ajukan Eksepsi, Singgung Pasal UU Tipikor Lama dan KUHP Baru
Rabu 01-04-2026,13:42 WIB
Pemugaran Sayap Barat Grahadi Tampilkan Sejarah 1810, Gunakan Material Khusus dari Jerman
Rabu 01-04-2026,22:45 WIB
Lahan Limbah Kayu di Kebomas Gresik Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Tanpa Pengawasan
Rabu 01-04-2026,20:21 WIB
Komisi D DPRD Jatim Nilai Kebijakan WFH Momentum Bangun Budaya Hemat Energi
Terkini
Kamis 02-04-2026,12:10 WIB
Miliki 4 Tenaga Kerja Asing, PT SPS Diduga Tak Lapor Disnaker
Kamis 02-04-2026,12:02 WIB
Pastikan Ibadah Aman, Polsek Sawahan Sterilisasi Gereja dan Sosialisasi Call Center 110
Kamis 02-04-2026,11:39 WIB
Dicopot dari Jabatan, Aspidum Kejati Jatim Tunggu Hasil Pemeriksaan Kejagung
Kamis 02-04-2026,11:30 WIB
Ekonom Ubaya Sebut Subsidi Tepat Sasaran Penghematan BBM Jaga Daya Beli Masyarakat
Kamis 02-04-2026,11:14 WIB