Surabaya, memorandum.co.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafi'i mengapresiasi upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya yang akhirnya menetapkan FE, mantan kepala bidang ketertiban umum (kabid tibum) Satpol PP Surabaya sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi. FE terbukti menjual barang hasil sitaan senilai Rp 500 juta. Imam lantas mendorong kejaksaan untuk terus menelusuri aliran dana tersebut. Sebab yang namanya tindak pidana korupsi, sulit dilakukan sendiri. "Tentu kita mendorong berbagai pihak untuk mengusut tuntas siapapun yang terlibat. Bisa saja yang terlibat ini sama-sama ASN. Atau malah salah satu pejabat di satpol PP. Kan yang namanya korupsi itu follow to money, jadi ke mana saja itu aliran uangnya harus terus ditelusuri," ucapnya saat dihubungi, Rabu (20/7). Disinggung lebih jauh, sejatinya politisi Partai NasDem ini kecewa dan menyayangkan perilaku biadab yang dilakukan oleh FE. Namun di satu sisi, dia mendorong FE untuk berani bicara. Pasalnya, FE akan pensiun pada tahun depan. Oleh karena itu, selayaknya FE berani untuk mengungkap alur penggelapan barang sitaan. Sebab diprediksi, FE tak melakukan aksinya sendiri. "Kita minta FE bisa membuka tabir siapa saja yang terlibat, agar beban itu tak dipikul sendirian. Apakah benar, penggelapan seperti ini sudah pernah dilakukan sebelumnya. Mungkin dengan membuka semuanya secara gamblang, menjadi pertimbangan penegak hukum untuk memberikan keringanan," tandas Imam. (bin)
Diduga Ada Oknum Lain, Dewan Dorong Tersangka Satpol PP Terus Terang
Rabu 20-07-2022,15:40 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 09-09-2026,10:39 WIB
Tak Perlu Antre Lama, Inovasi BPJS Kesehatan Semakin Memanjakan Peserta JKN
Rabu 09-09-2026,06:15 WIB
Tiga Hari Tanpa Kabar, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Kamar
Rabu 09-09-2026,14:07 WIB
Polres Gresik Hadir Langsung Dampingi Anak 14 Tahun yang Alami Trauma, Berharap Kembali Sekolah
Rabu 09-09-2026,08:54 WIB
Polisi Bubarkan Romli Oknum Anggota Pagar Nusa, Puluhan Kendaraan Digiring ke Mapolres Bojonegoro
Rabu 09-09-2026,11:28 WIB
Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Tekankan Percepatan Perkara, Jangan Ada yang Mengambang
Terkini
Kamis 10-09-2026,03:02 WIB
Bapakmu Kiper Tayang 2026, Kisah Ayah dan Anak di Balik Sepak Bola
Kamis 10-09-2026,02:09 WIB
Pengabdi Setan 3: Origin Tayang 2027, Ungkap Asal-Usul Misteri
Kamis 10-09-2026,01:06 WIB
Lobang Buaya Jadi Film Horor, Hanung Bramantyo Ungkap Alasannya
Rabu 09-09-2026,23:14 WIB
Rawan Ancaman Siber Jelang Pemilu 2029, Bawaslu-BSSN Perkuat Kolaborasi
Rabu 09-09-2026,22:48 WIB