Surabaya, memorandum.co.id - Ketua Umum Komunitas Pejuang Surat Ijo Surabaya (KPSIS) Harijono mengatakan pantang mundur dan akan terus mengawal perjuangan warga yang ingin merdeka dari belenggu tanah surat ijo. Pihaknya pun mengaku akan memperjuangkan ini hingga ke pusat. Bahkan, dalam waktu dekat akan dibicarakan dengan Kementerian Dalam Negeri soal pengambilalihan status lahan surat ijo. "Karena dari Kementerian Dalam Negeri itu juga sudah mengatakan bahwa aset-aset tanah berstatus surat ijo bukan milik pemerintah kota melainkan milik negara, jadi tidak bisa dijadikan objek retribusi," ucapnya, Rabu (26/5/2021). Sementara itu, Wakil Ketua KPSIS Cosmas Satryo mengungkapkan, bahwa rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Selasa (25/5/2021) kemarin ditutup secara tergesa-gesa oleh Ketua Pansus yakni, Mahfudz. "Karena Ketua Pansus merasa tidak dihormati oleh tamu undangannya yang notabene adalah tim dari KPSIS. Aneh ya, ada tuan rumah yang mengundang tamu, lalu tuan rumahnya merasa tidak dihormati. Bukannya selama ini yang harus dihormati adalah tamu. Anggota dewan kita memang sudah gelap mata sepertinya," tandas Satryo. Ketika disinggung soal rencana pansus yang akan tetap mengesahkan retribusi IPT atau surat ijo dengan memakai Perda yang lama yakni, Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Retribusi IPT, Satryo mengaku tidak masalah. "Tidak apa, pakai saja Perda yang lama. Karena di dalam Raperda yang baru ini ada Pasal 41 mengenai pemidanaan bagi warga yang tidak membayar IPT dengan ancaman kurungan penjara 3 bulan atau bayar denda 3 kali lipat dari semua tunggakan," ujarnya. "Jika itu bisa menjadi pilihan yang kondusif bagi situasi dan dinamika Kota Surabaya. Kenapa tidak opsi itu saja yang diambil. Karena jika sampai muncul berita bahwa Raperda kemarin tetap disahkan. Saya yakin perlawanan dan militansi warga akan semakin memuncak," imbuh Satryo. (mg-3/fer)
Polemik Surat Ijo, KPSIS Sentil DPRD Surabaya
Rabu 26-05-2021,20:20 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 15-10-2026,02:09 WIB
PAD Parkir Kota Pasuruan Tembus Rp 70 Juta per Bulan, Dishub Ubah Skema Setoran Jukir
Rabu 14-10-2026,18:12 WIB
Belasan Penghuni Kabur dari Yayasan Omah Sehat Bersinar Surabaya, Staf Terluka Saat Menghalangi
Rabu 14-10-2026,22:13 WIB
DBHCHT Kota Blitar 2026 Capai Rp 17 Miliar, Pemkot Tekankan Penggunaan Tepat Sasaran
Kamis 15-10-2026,06:46 WIB
Rumah Tak Layak Huni di Kota Madiun Masuk Desil 9, Bagus Panuntun Minta Data Riil Jadi Acuan
Rabu 14-10-2026,19:35 WIB
Penagih Pinjol yang Peras IRT Gresik dan Ancam Sebar Foto Syur Hasil Editan Akhirnya Diringkus
Terkini
Kamis 15-10-2026,17:03 WIB
Kejari Pasuruan Musnahkan BB 115 Perkara, Termasuk 5,2 Kg Sabu Jaringan Internasional
Kamis 15-10-2026,16:55 WIB
Kalah Praperadilan Kasus Pungli PTSL Wonosari, Kejari Pasuruan Siapkan Langkah Lanjutan
Kamis 15-10-2026,16:51 WIB
OTT Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, 4 Warga Didenda Rp75 Ribu dan Disanksi Bersih-Bersih
Kamis 15-10-2026,16:47 WIB
Gagal Nyalip, Pemotor Asal Jakarta Selatan Tewas Terlindas Trailer di Sukorejo Pasuruan
Kamis 15-10-2026,16:39 WIB