Bojonegoro,memorandum.co,id - Jelang Lebaran, transaksi perbankan biasanya mengalami peningkatan lantaran banyaknya nasabah yang menarik uang dengan jumlah yang besar. Banyaknya jumlah uang yang diambil dari suatu bank tak jarang membuat nasabah menjadi khawatir akan adanya perampokan atau tindakan-tindakan yang merugikan lainnya. Polres Bojonegoro menggelar rapat koordinasi dengan pimpinan bank se Kabupaten Bojonegoro, dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas curas, curat, curanmor (3C) di AP I Rawi Polres Bojonegoro, Senin, (19/4/2021). Dalam kegiatan rapat koordinasi tersebut, dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, para pejabat utama Polres Bojonegoro, Danki 3 Sat Brimob Polda Jatim Batalyon C Pelopor Bojonegoro, pimpinan Bank se Kabupaten Bojonegoro dan Pegadaian Cabang Bojonegoro. Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia mengatakan bahwa pihak Polri mohon dukungan dan kerja samanya dari semua pihak Bank yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro demi keamanan dalam menyikapi kasus perampokan terhadap nasabah salah satu bank yang terjadi di Kabupaten Kediri. Untuk pihak manajemen Bank mohon memberikan arahan kepada security selalu waspada terhadap orang yang akan melakukan transaksi dan waspada di lingkungan sekitaran area Bank. “Rapat koordinasi ini di gelar sebagai upaya dukungan dan kerja sama antara Polres Bojonegoro dengan manajemen bank se Kabupaten Bojonegoro untuk bersama sama mengantisipasi kejahatan terhadap nasabah bank,” ucap AKBP Pandia. Ia berharap pihak bank agar melakukan koordinasi kepada setiap pegawainya untuk melakukan pengecekan data setiap nasabah, apabila ada nasabah yang melakukan transaksi (penarikan uang) dalam nominal yang besar atau di atas Rp 50 juta, untuk dianjurkan penawaran pengawalan oleh pihak kepolisian. Kalau kepolisian tidak diberitahukan, maka petugas tentu tidak mungkin bisa mengerti. Dan jika sudah di beritahu, maka jadi kewajiban bagi pihak Kepolisian untuk melakukan pengawalan. “Untuk diberitahukan kepada pegawainya, apabila ada nasabah bank yang melakukan penarikan uang dengan nominal besar disampaikan kepada nasabah tetap meningkatkan kewaspadaan dan dianjurkan untuk mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian,” tandas AKBP EG Pandia. Untuk itu, AKBP EG Pandia pun kembali menegaskan, baik lembaga perbankan maupun nasabah, kalau ada yang ingin melakukan transaksi dengan jumlah yang besar dan adanya kekhawatiran maka jangan ragu untuk meminta tolong kepada petugas Kepolisian untuk melakukan pengawalan. "Kami akan memberikan jaminan kepastian bahwa itu akan aman dan tidak dipungut biaya sepeserpun. Free, tidak ada kita memungut biaya untuk itu," tegas AKBP EG Pandia. Kapolres Bojonegoro menyerahkan stiker himbuan secara simbolis kepada pihak manajemen Bank sebagai upaya pencegahan dan antisipasi kepada nasabah Bank pada saat penarikkan uang. (top/har)
Antisipasi Kejahatan terhadap Nasabah, Polres Koordinasi dengan Bank
Senin 19-04-2021,18:08 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 07-01-2026,11:24 WIB
Tanpa Mahar, Bupati Gatut Sunu Lantik Soeroto Jadi PJ Sekda Tulungagung
Rabu 07-01-2026,18:18 WIB
DPRD Surabaya Ungkap Fakta-Fakta Taktik Permainan Status Pasien BPJS Kesehatan oleh Rumah Sakit Swasta
Rabu 07-01-2026,20:18 WIB
Terbukti Lakukan Kekerasan Psikis ke Suami, Selebgram Vinna Natalia Dituntut 4 Bulan Penjara
Rabu 07-01-2026,21:01 WIB
Pemkab Gresik Perkuat Teknologi dan Industrialisasi Pertanian Dukung Swasembada Pangan
Rabu 07-01-2026,19:03 WIB
Polisi Gerebek Pengiriman Arak Jowo di Kafe D’MIMEX’ARK Madiun, Sita 300 Liter Miras
Terkini
Kamis 08-01-2026,10:02 WIB
Cegah Tawuran Antar Kelompok, Patroli Kota Presisi Polsek Simokerto Sisir Kawasan Tambak Adi
Kamis 08-01-2026,09:58 WIB
Kebakaran Rumah Simo Gunung, 6 Penghuni Jadi Korban
Kamis 08-01-2026,09:48 WIB
Pemkot Surabaya Berikan Santunan dan Tanggung Administrasi Keluarga Pekerja Proyek yang Meninggal
Kamis 08-01-2026,09:00 WIB
Tahun Baru, Hidup Baru: Menggenggam Luka, Melangkah Bahagia (3)
Kamis 08-01-2026,08:43 WIB