“Berarti enggak?”
“Aku sedang serius dengan seseorang, Sa.”
“Aku tahu.”
“Dan aku harus menghargai dia.”
“Aku masih sayang kamu, Mar.”
“Aku gak tahu ini cinta atau penyesalan,” lanjut Sasa dengan suara parau. “Tapi aku masih punya rasa.”
“Aku ngerti.”
BACA JUGA:Bayang Cinta Tanpa Kepastian (1): Terjebak di Bayang-Bayang Masa Lalu
“Kalau kamu?”
“Aku gak akan bilang semua yang pernah kita punya hilang begitu saja.”
“Tapi?”
Gempur Rokok Illegal--
“Tapi kenangan bukan alasan untuk menghancurkan hubungan yang sedang aku bangun sekarang.”
Percakapan tersebut mengantarkan Sasa pada titik keikhlasan yang sesungguhnya. Kini, hubungan Sasa dan Ibra masih menggantung tanpa keputusan definitif akibat perbedaan keyakinan, sementara Umar telah mantap membangun masa depan bersama orang lain.
Habis ~~~
(atp/rdh/fer)