Peringati Hari Batik 2026, KAI Daop 8 Sulap Stasiun Jadi Ruang Belajar Membatik

Jumat 02-10-2026,11:36 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Penumpang kereta api tak hanya bisa menunggu keberangkatan di stasiun, tetapi juga menikmati pengalaman kreatif dengan belajar membatik. PT KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan kegiatan bertema Batik Berlayar untuk mengenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia.

Hal ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Batik 2026. Yang mana diramaikan oleh peragaan busana(fashion show) dengan menggunakan batik dari para staf KAI, serta praktik mencanting yang melibatkan pelanggan kereta api. Sebanyak 50 pelanggan mendapat kesempatan mencoba langsung teknik dasar membatik menggunakan canting.

BACA JUGA:Makin Diminati Pelaku Usaha, Angkutan Barang KAI Daop 8 Naik 7,13 Persen

Deputi PT KAI Daop 8 Surabaya Rachmad Zaini Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap warisan leluhur, sekaligus upaya mendekatkan budaya batik kepada masyarakat.

Menurut dia, batik memiliki sejarah panjang di Indonesia dan telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2009.

"Melalui kegiatan ini, pelanggan bisa merasakan langsung proses membatik sekaligus memahami nilai dan manfaatnya sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia," ujar Zaini, saat ditemui di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jumat, 2 Oktober 2026.

BACA JUGA:PT KAI Daop 7 Madiun Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, Alokasikan Pembangunan di 13 Titik Prioritas

Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 8 menggandeng UMKM Batik Bu Dar dari Mojokerto. Kolaborasi ini sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha batik lokal untuk memperkenalkan produk dan budaya kepada masyarakat.

Zaini menjelaskan, peserta diajari teknik dasar mencanting, mulai dari menggunakan canting hingga membuat pola sederhana. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan masyarakat terhadap proses pembuatan batik.

"Jadi, mereka tidak harus pergi ke Yogyakarta, Solo atau kota baik lainnya untuk mencoba membatik. Pengalaman itu juga bisa kami hadirkan di stasiun," tuturnya. 

BACA JUGA:KAI Daop 8 Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Cerme Gresik, Sasar 250 Warga dan Siswa

Salah satu penumpang yang mengikuti kegiatan tersebut, Helda, mengaku senang bisa mencoba mencanting untuk pertama kalinya. Penumpang yang hendak menuju Malang itu menilai kegiatan tersebut menarik karena memberikan pengalaman baru selama berada di stasiun.

"Bagus, seru. Apalagi bagi yang belum pernah mencoba membatik," ungkapnya, sembari menunggu keberangkatan kereta menuju Malang. 

Meski baru pertama kali mencanting, Helda mengaku tidak terlalu kesulitan karena mendapat arahan dari pendamping. Ia juga memperoleh suvenir dan voucher setelah mengikuti kegiatan tersebut.

BACA JUGA:KAI Daop 7 Tambah Kapasitas Angkutan Penumpang Pasca Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Krakatau

Kategori :