JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gerakan kemanusiaan untuk menjaga ketersediaan darah di Kabupaten Jember kian berdenyut hingga ke pelosok desa. Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. tentang Gerakan Donor Darah Rutin, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat menyiapkan seluruh teknis dan standar layanan kesehatan demi menyambut niat baik para pendonor.
Pada Selasa 30 September 2026, jajaran pengurus PMI Jember menyambangi Kantor Kecamatan Patrang dan Arjasa. Kehadiran mereka bertujuan membangun sinergi agar imbauan donor darah sukarela bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), jajaran BUMD, hingga perangkat desa dapat berjalan berkelanjutan dan penuh kesadaran empati.
Di Kantor Kecamatan Patrang, Sekretaris PMI Jember Ghufron Eviyan Efendi bersama Kepala Unit Donor Darah (UDD) dr. Agus Burhansyah disambut hangat oleh Camat Patrang, Musyaffa, S.H.I., M.M. Dalam diskusi yang penuh keakraban tersebut, pihak kecamatan menyatakan kesiapannya menggerakkan para pegawai untuk mendonorkan darah secara berkala di Gedung UDD PMI Jember, Jalan Srikoyo No. 115.
Mini kidi--
Suasana kepedulian juga terasa kuat di Kantor Kecamatan Arjasa. Kedatangan tim PMI bertepatan dengan aksi donor darah yang tengah berlangsung. Warga sekitar tampak antusias mengantre, lahir dari ajakan hangat para kepala desa setempat.
BACA JUGA:Kisah Pilu PMI Jember, Meninggal Sebatang Kara di Musala Shah Alam
"Sebelumnya kami merangkul seluruh kades dan sekdes untuk mengajak warga. Alhamdulillah, kesadaran masyarakat luar biasa, banyak yang datang ke sini untuk berbagi," ujar Camat Arjasa, R.B. Abdul Kadir, S.IP., M.M., yang juga dikenal sebagai pendonor aktif.
PMI Jember berkomitmen terus menjangkau 31 kecamatan di seluruh penjuru daerah sebagai implementasi Surat Edaran Bupati Jember Nomor: 400.7.8.1/25442/35.09/2026.
"Kami mengawali langkah ini melalui koordinasi erat bersama pihak kecamatan. Kami berharap kecamatan menjadi motor penggerak rasa kemanusiaan, sehingga setiap kantong darah yang terkumpul dapat menjadi penyambung asa bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ungkap Ghufron Eviyan Efendi.
Gempur Rokok Illegal--
Dampak dari gerakan bersama ini terasa sangat nyata. Stok darah di UDD PMI Jember yang biasanya berkisar antara 600 hingga 700 kantong, kini melonjak signifikan hingga menembus angka lebih dari 1.000 kantong.
"Surat edaran dari Bupati Jember memberikan dorongan moral dan operasional yang luar biasa. Saban hari, partisipasi masyarakat terus meningkat," tutur Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr. Agus Burhansyah.
Langkah kolaboratif ini menjadi cermin hadirnya pemerintah dan masyarakat Jember dalam memelihara nilai-nilai kemanusiaan. Ke depan, PMI Jember akan menggelar aksi donor darah rutin setiap dua bulan sekali di tiap kecamatan, merangkul staf kecamatan, perangkat desa, tenaga pendidik, komunitas lokal, hingga masyarakat luas.(edy)