iklan ulta memorandum

Heli Super Puma H225 Jatuh saat Misi Karhutla di Kalsel

Heli Super Puma H225 Jatuh saat Misi Karhutla di Kalsel

Helikopter water bombing jatuh di perairan Sungai Barito, Kalimantan Selatan.--Istimewa

KALIMANTAN SELATAN, MEMORANDUM.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap helikopter water bombing Super Puma H225 jatuh di perairan Sungai Barito saat mengambil air untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu 7 November 2026.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, helikopter tersebut sedang menjalankan misi operasi pemadaman karhutla dalam penugasan BNPB.

BACA JUGA:BNPB Cari Satu Kru Helikopter Water Bombing yang Jatuh di Sungai Barito

"Helikopter tersebut sedang melaksanakan misi operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, dalam penugasan BNPB," kata Berton.

"Iya (sedang) mengambil air untuk pemadaman karhutla," imbuhnya.

Helikopter Super Puma H225 tersebut dilaporkan jatuh di perairan Sungai Barito, Desa Tabatan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

BACA JUGA:Karhutla Jatim Meluas hingga 11.449 Hektare, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC

Helikopter itu membawa tiga awak, yakni dua warga negara Australia, Hugh Andrew John Page dan Michael John Betteridge, serta satu warga negara Indonesia, Yayan Supiansuri.

"Helikopter membawa tiga orang awak, yaitu Hugh Andrew John Page, berkewarganegaraan Australia sebagai pilot; Michael John Betteridge, berkewarganegaraan Australia sebagai pilot; Yayan Supiansuri, berkewarganegaraan Indonesia sebagai helikopter landing officer atau HLO," kata Berton.

Ia menambahkan, dua warga negara asing yang berada di dalam helikopter tersebut merupakan warga negara Australia.

BACA JUGA:Pemadaman Karhutla Gunung Buthak Blitar Terus Dilakukan, Helikopter Dikerahkan

"Jadi ini kebaharuan dari apa yang kami sampaikan tadi, ada warga negara Australia, ternyata dua warga negara asing adalah (berasal) Australia," imbuhnya.

Sementara itu, BNPB sebelumnya memperbarui informasi penanganan kecelakaan tersebut dengan menyebut dua awak, Hugh Andrew John Page dan Michael John Betteridge, ditemukan dalam kondisi selamat dan menjalani penanganan medis.

Sedangkan satu awak lainnya, Yayan Supiansuri, masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Sumber: