Menuju Standar Emas CPOB BPOM RI, UDD PMI Jember Masuk Jajaran Elite Nasional
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, tinjau UDD PMI Jember--
​JEMBER, MEMORANDUM.CO.ID - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember kini berada di ambang sejarah besar. PMI Jember semakin dekat untuk menggenggam sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia—sebuah standar emas tertinggi dalam mutu dan keamanan pengelolaan darah.
​Dari 14 UDD PMI di berbagai penjuru Indonesia yang berjuang memperebutkan pengakuan prestisius ini, UDD PMI Kabupaten Jember sukses mencatatkan namanya sebagai salah satu dari empat UDD terdepan yang telah menembus tahap akhir menuju pemenuhan sertifikasi penuh.
BACA JUGA:Ketekunan Berbuah Manis, PMR Wira SMKN 1 Jember Sabet Juara Umum AMERTA 2026 di Markas PMI Jember
​Jember berdiri sejajar bersama tiga daerah elite lainnya, yakni UDD PMI Kota Batam, Palembang, dan Sleman.
​Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr. Agus Burhansyah, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar formalitas, melainkan buah dari revolusi total dalam pembenahan sarana, prasarana, sistem pengelolaan, prosedur operasional, hingga dokumentasi yang ketat sesuai standar BPOM.
​"Proses menuju sertifikasi CPOB membutuhkan kesiapan dan komitmen baja. Kami terus melakukan pembenahan tanpa kompromi demi memastikan standar tertinggi bagi masyarakat," ujar dr. Agus Burhan penuh optimisme.
BACA JUGA:PMI Jember Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih per Hari untuk Warga Terdampak Kekeringan

Mini kidi--
​Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi membakar kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras siang dan malam. Bagi Zainollah, sertifikasi CPOB adalah pertaruhan komitmen moral untuk memberikan jaminan mutu dan keamanan transfusi darah tanpa kompromi bagi warga Jember.
​"Ini adalah tonggak sejarah penting. Kami ingin memastikan setiap tetes darah yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar aman, berkualitas, dan berstandar internasional," tegas Zainollah.
BACA JUGA:Atasi Kekeringan, PMI Jember Tambah Armada Tandon untuk Pasok Air di Curahmalang dan Jubung
​Perjuangan berat ini tercermin dari ketatnya tahapan seleksi dan audit BPOM RI terhadap 14 UDD PMI di Indonesia:
- ​Kelompok Elite (Tahap Akhir): UDD PMI Kabupaten Jember, Batam, Palembang, dan Sleman.
- ​Tahap Perbaikan Dokumen & CAPA (Corrective and Preventive Action): UDD PMI Yogyakarta.
- ​Tahap Asistensi: UDD PMI Bojonegoro, Tulungagung, dan Gresik.
- ​Tahap Persiapan Awal: UDD PMI Tangerang Selatan, Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Lampung.
​Dengan sisa langkah krusial di depan mata, UDD PMI Kabupaten Jember terus membakar semangat untuk menuntaskan seluruh tahapan. Capaian ini sekaligus menjadi momentum emas untuk membuktikan profesionalisme tingkat tinggi, menjadikan Jember sebagai benteng utama penyedia layanan darah yang aman, modern, dan terpercaya bagi masyarakat luas. (edy)
Sumber:








