Gandeng Kampus, Polresta Malang Kota Deklarasikan Boso Walikan
prosesi Deklarasi Boso Walikan Polresta Malang Kota dengan kampus --
MALANG, MEMORANDUM.CO.ID - Polresta Malang Kota mendorong pelestarian identitas dan tradisi lokal Malang Raya melalui dunia pendidikan. Diwujudkan melalui Deklarasi Pelestarian Budaya lokal di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Sabtu, 7 November 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda. Khususnya mahasiswa yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
Di tengah perkembangan zaman dan modernisasi, pengenalan budaya lokal dinilai penting agar identitas serta tradisi masyarakat Malang Raya tetap terjaga.
BACA JUGA:Satreskrim Polresta Malang Kota Bekuk Pelaku Curanmor, 3 Lainnya Masuk DPO

Mini kidi--
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Sukarno menjelaskan, kegiatan tersebut berangkat dari kesadaran akan besarnya potensi lokal Malang Raya. Dan itu perlu terus dikenalkan, dilestarikan, dan dikembangkan bersama.
"Gerakan ini murni berakar dari kesadaran terhadap kekayaan potensi lokal Malang Raya. Kita memiliki banyak keunggulan, mulai dari pendidikan, olahraga, seni budaya hingga musik. Potensi tersebut harus terus dirawat dan dikembangkan agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman,” terang Danang.
Menurutnya, Malang Raya tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan. Tetapi juga memiliki kekayaan seni budaya, prestasi olahraga, hingga karakter sosial masyarakat yang menjadi bagian dari identitas daerah.
BACA JUGA:Polresta Malang Kota Amankan Jukir Nakal Viral di Jalan Merdeka Selatan
Ia menilai edukasi budaya lokal sangat penting bagi mahasiswa, terutama mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah.
Melalui pengenalan tersebut, proses adaptasi dan akulturasi antara budaya pendatang dengan tradisi masyarakat setempat dapat berlangsung secara positif.
“Harapan kami, pengenalan dan akulturasi budaya lokal ini bisa dilakukan di seluruh kampus. Kita memang berasal dari latar belakang yang beragam, tetapi keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan Indonesia,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, Polresta Malang Kota berencana membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, kalangan akademisi, tokoh budaya, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendokumentasikan kekayaan budaya lokal.
Sumber:








