Desak Kortastipidkor Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara, Komisi III DPR Minta APH Solid

Kamis 09-07-2026,19:20 WIB
Editor : Endradi

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, mendorong Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri usut tuntas dugaan korupsi batu bara. Termasuk menangkap seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu, Kamis 9 Juli 2026.

Habiburokhman menegaskan penanganan perkara harus dilakukan sesuai prinsip Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan, dan independen.

"Kasus ini harus diusut tuntas dalam koridor Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan, dan independen."

"Siapa pun yang terlibat dalam korupsi batu bara ini harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum," ujarnya saat jumpa pers di Gedung DPR RI, Jakarta.

BACA JUGA:TNI Bantah Pengerahan Prajurit ke Mapolda Metro Jaya di Jakarta


Mini Kidi Wipes.--

Menurutnya, dugaan korupsi batu bara tidak hanya menimbulkan kerugian keuangan negara dalam jumlah besar, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat melalui pemadaman listrik di berbagai daerah.

Komisi III DPR RI memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh kepada Kortastipidkor Polri dalam mengungkap perkara tersebut hingga tuntas.

Sementara itu, Anggota Komisi III Soedeson Tandra, meminta seluruh aparat penegak hukum, mulai TNI, Polri, hingga Kejaksaan, bersinergi mendukung penyidikan karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa.

Menurutnya, keberhasilan pengungkapan perkara juga berkaitan dengan upaya menjaga ketahanan energi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

BACA JUGA:Pengamat Nilai Pengusutan Dugaan Korupsi dan TPPU oleh Polri Sesuai Prosedur

BACA JUGA:Guru Besar Hukum Unibraw Minta Kortas Tipikor Polri Usut Tuntas Kasus Korupsi Batu Bara Penyebab Blackout

"Apalagi dalam program-program presiden ke depan masalah ketahanan energi merupakan prioritas nasional yang harus kita dukung bersama."

"Oleh karena itu, sekali lagi, kami mengimbau TNI/Polri, termasuk jaksa, solid di belakang penyidik Kortastipidkor," katanya.

Ia juga meminta penyidik menindak seluruh pihak yang terbukti terlibat tanpa membedakan jabatan maupun status sosial.

"Tidak penting dia pejabat, dia pengusaha, karyawan, yang tinggi rendah semua sama di depan hukum maka kami meminta agar ini harus ditegakkan setegak-tegaknya," tegasnya.

Sebelumnya, tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta Selatan dalam penyidikan dugaan korupsi pasokan batu bara yang berkaitan dengan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel.

Salah satu lokasi yang digeledah adalah Cafe De'Klan dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Budi Hermanto mengatakan, penggeledahan dilakukan secara serentak di beberapa lokasi sebagai bagian dari penyidikan dugaan suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang.


Gempur Rokok Illegal--

"Kortastipidkor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi, meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang, di Cafe De'Klan dan Koin Money Changer," ujarnya.

Pada hari yang sama, penyidik juga menggeledah sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari penggeledahan tersebut, aparat menyita 74 kilogram emas batangan, mata uang asing, serta sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang disidik.

Kategori :