"Betul ada laporan, dan laporan korban sudah kami tangani. Sementara ini masih proses penyelidikan," katanya pada Memorandum, Rabu 20 Mei 2026.
Lesti bercerita, insiden itu bermula ketika dia mencari ART lewat grup Facebook bernama 'Loker ART Surabaya'. Dalam lowongan yang dia posting, pelaku yang mengaku bernama Nur itu kemudian tertarik dengan tawaran korban.
"Awalnya saya nyari ART lewat Facebook. Lewat grub di Facebook, namanya Loker ART Surabaya," katanya ditemui Memorandum di rumahnya, Rabu 20 Mei 2026.