Jelang Hari Raya Iduladha, DKPP Lumajang Perkuat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban
Retno Wulan Andari, kadis DKPP Kabupaten Lumajang mengecek kesehatan hewan kurban. --
LUMAJANG, MEMORANDUM. DISWAY.ID - Pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha dinilai tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan syarat kelayakan ibadah, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya melindungi kesehatan masyarakat melalui penguatan keamanan pangan asal hewan.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan yang beredar di masyarakat berada dalam kondisi sehat dan layak.
BACA JUGA:Dorong Layanan Publik Modern, Diskominfo Lumajang Optimalkan Website Perangkat Daerah

Mini Kidi Wipes.--
Kepala DKPP Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan menjadi langkah pencegahan yang penting untuk meminimalkan potensi risiko kesehatan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat dalam memilih hewan kurban.
“Kami ingin memastikan seluruh hewan kurban yang dijual di Kabupaten Lumajang dalam kondisi sehat dan layak. Pemeriksaan ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat membeli hewan kurban,” ujarnya saat memimpin pemeriksaan bersama tim Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta UPTD Puskeswan Senduro, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, pengawasan kesehatan hewan kurban tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kondisi fisik ternak, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengendalian sejak awal rantai distribusi pangan asal hewan. Upaya tersebut penting untuk memastikan produk pangan yang nantinya dikonsumsi masyarakat berasal dari ternak yang memenuhi aspek kesehatan.
Pemeriksaan dilakukan di sejumlah lokasi penjualan ternak, meliputi depan SPBU Kutorenon Kecamatan Sukodono, Jalan Veteran Lumajang, serta wilayah Kelurahan Rogotrunan. Dari pemeriksaan tersebut, petugas memeriksa sebanyak 118 ekor ternak yang terdiri atas enam ekor kambing dan 112 ekor domba.

Gempur Rokok Illegal--
Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar hewan dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban. Petugas menemukan beberapa domba mengalami gangguan kesehatan ringan berupa sakit mata, namun tidak mengarah pada penyakit menular berbahaya.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang mengenai kebersihan kandang, kualitas pakan, serta langkah penanganan dini apabila ditemukan gejala gangguan kesehatan pada hewan.
Berdasarkan data DKPP Kabupaten Lumajang, hingga saat ini tercatat 993 ekor ternak telah terdata di 26 titik lapak penjualan hewan kurban, terdiri dari 213 ekor kambing dan 780 ekor domba.
Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkala hingga mendekati Hari Raya Iduladha, pemerintah daerah berupaya membangun perlindungan kesehatan masyarakat melalui pendekatan preventif.
Sebab, menjaga kesehatan hewan kurban tidak hanya memastikan kelayakan pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat secara lebih luas. (ags)
Sumber:







