SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah melepas puluhan pesepeda tua atau onthelis menuju International Veteran Cycling Association (IVCA) 2026 di Candi Prambanan, Jawa Tengah, dari Monumen 1.000 Kilometer Jalan Raya Anyer-Panarukan di Kecamatan Panarukan, Sabtu 16 Mei 2026.
Turut mendampingi Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah dalam pelepasan tersebut Kepala Disparpora Situbondo Edy Wiyono, Ketua Persatuan Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi), dan Camat Panarukan.
Mini Kidi Wipes.--
Ketua Dewan Penasehat Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Situbondo Bambang Waluyo Jati mengatakan Tugu 1.000 KM dipilih sebagai lokasi keberangkatan karena memiliki nilai sejarah sebagai ujung timur Jalan Raya Pos pada masa kolonial.
"Ada 21 peserta yang berangkat langsung dari Panarukan. Sementara dari jalur barat atau Anyer, ada sekitar 35 peserta. Jumlah ini akan terus bertambah di sepanjang rute perjalanan," ujar Bambang.
BACA JUGA: Pemkab Situbondo Jajaki Kerja Sama Investasi dengan Tiongkok
Menurutnya, total gabungan pesepeda dari jalur barat dan timur yang tiba di Prambanan diperkirakan mencapai 85 orang.
Mereka dijadwalkan tiba pada 21 Mei 2026 untuk bergabung dengan sekitar 10 ribu peserta dari berbagai negara dalam festival sepeda tua dunia tersebut.
BACA JUGA:Peringati Hari Bumi 2026, Pemkab Situbondo Gelar Gerakan Masif Tanam 20 Ribu Bibit Pohon
"IVCA adalah ajang internasional. Tentu menjadi kebanggaan bagi Situbondo karena Panarukan menjadi salah satu titik keberangkatan utamanya," tambah Bambang.
Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk mengangkat sejarah Anyer-Panarukan sebagai identitas wisata daerah.
Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
"Ini bagian dari rencana besar Pemerintah Kabupaten Situbondo, khususnya Bupati Mas Rio, untuk menghadirkan Festival Anyer-Panarukan. Kita harus terus menghidupkan sejarah luar biasa ini," kata Mbak Ulfi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga, tetapi juga gerakan budaya dan promosi wisata daerah.
BACA JUGA:Pemkab Situbondo Naikkan Insentif Guru Ngaji dan Sekolah Minggu, Anggaran Capai Rp 14 Miliar