Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

MBG Dongkrak Ekonomi Desa, Prabowo Sebut Perputaran Uang Capai Rp 10,8 Miliar Per Tahun

MBG Dongkrak Ekonomi Desa, Prabowo Sebut Perputaran Uang Capai Rp 10,8 Miliar Per Tahun

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya ketahanan pangan saat peresmian 1.061 KDKMP di Nganjuk.--

NGANJUK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penggerak ekonomi desa dengan perputaran uang mencapai Rp 10,8 miliar per tahun di setiap desa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Menurutnya, angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan dana desa yang sebelumnya rata-rata sekitar Rp 1 miliar.

Ia menjelaskan MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menghidupkan rantai ekonomi desa mulai dari petani, peternak, hingga pelaku UMKM.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Ketahanan Pangan, Sebut Negara Bertanggung Jawab Jika Rakyat Lapar

“Kita bikin MBG. Mendasar. Artinya adalah bahwa tiap hari di desa beredar uang,” ujar Prabowo.

Ia memaparkan dengan asumsi 3.000 penerima manfaat dan Rp 15 ribu per porsi, perputaran uang mencapai Rp 45 juta per hari.

“Rp 15.000 kali 3.000, Rp 45 juta tiap hari,” katanya.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, Sediakan Sembako hingga Kredit Murah untuk Rakyat

Jika dihitung selama 20 hari dalam satu bulan, total perputaran mencapai sekitar Rp 900 juta per bulan atau Rp 10,8 miliar per tahun.

“Sebelum ada MBG, kita kirim Rp 1 miliar dana desa. Dengan MBG, kita tambah sekitar Rp 10 miliar,” ungkapnya.

Prabowo menegaskan perputaran ekonomi tersebut langsung dirasakan masyarakat desa karena kebutuhan pangan dipasok dari lingkungan sekitar.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

Ia mencontohkan peternak lele, petani bawang merah, pembuat tempe, hingga peternak telur yang akan ikut terdorong ekonominya.

“Di satu desa ada Rp 10,8 miliar yang beredar. Artinya, peternak lele bisa menjual hasilnya, petani bawang merah bisa terjual, pembuat tempe mendapat pembeli, penjual telur juga hidup,” ujarnya.

Menurutnya, skema tersebut juga mampu memangkas biaya logistik karena pasar tersedia langsung di desa.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Sebut Banyak Negara Minta Bantuan Pupuk hingga Beras ke Indonesia di Tengah Gejolak Dunia

Prabowo menegaskan kombinasi Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih menjadi fondasi kebangkitan ekonomi berbasis kerakyatan.

“MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam pelaksanaan program pemerintah dan memastikan tidak ada penyalahgunaan kewenangan. (–)

Sumber:

Berita Terkait