"Ke depan, kami ingin menggelar kegiatan yang lebih besar untuk merangkul generasi muda, santri, dan pelajar agar ikut mencintai sepeda tua dan sejarah daerah mereka," bebernya.
Mbak Ulfi juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan sepeda ontel sejak masih menempuh pendidikan di pondok pesantren.
BACA JUGA:Segarkan Birokrasi, Mas Rio Mutasi 26 Pejabat Eselon II Pemkab Situbondo
"Sepeda ontel punya kenangan tersendiri bagi saya. Dulu saat di pesantren, saya sering mengantar surat menggunakan sepeda tua. Jadi, hari ini saya merasa sangat dekat dengan para peserta," pungkasnya. (–)