Kasus tekanan darah tinggi, atau disebut hipertensi, meningkat dari waktu ke waktu. Namun, belum juga membangkitkan kesadaran masyarakat akan bahayanya bagi kesehatan. Sangat memprihatinkan, apalagi karena ada jenis hipertensi yang tidak menimbulkan gejala, sehingga disebut the silent killer (pembunuh diam-diam).
Perhatian lebih serius baru diberikan ketika timbul komplikasi berupa stroke, serangan jantung dan gagal ginjal. Namun komplikasi itu tetap saja belum meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berobat secara benar. Rendahnya kesadaran ini sangat tidak baik, mengingat hipertensi berhubungan erat dengan gangguan fungsi jantung. Gangguan itu berpotensi merembet ke organ tubuh penting lainnya, yang menyebabkan disfungsi seksual, gagal jantung, gagal ginjal.
BACA JUGA:Konsisten Menjaga Kekuatan Imunitas Tubuh
Apakah hipertensi bisa dicegah dan diobati? Hipertensi adalah indikator makin kuatnya jantung harus bekerja untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan mengembalikan lagi ke jantung. Bisa diobati dan dicegah, dengan syarat penyebab utamanya segera diantisipasi, yaitu pola hidup tidak sehat. Pola makan misalnya, saat ini didominasi makanan lezat tinggi gula, garam, lemak yang memang menjadi penyebab hipertensi.
BACA JUGA:Pilih Gula yang Mana
Aneka jenis zat kimiawi tambahan, termasuk penambah rasa, membuat makin buruknya pengaruh makanan bagi kesehatan otot jantung dan pembuluh darah. Ketika usia bertambah, dinding pembuluh darah makin kaku sehingga diperlukan tekanan yang lebih tinggi agar aliran darah dapat mengalir ke bagian tubuh paling atas dan bawah. Tekanan yang lebih tinggi juga diperlukan darah untuk melewati pembuluh yang makin sempit karena terjadinya penyumbatan akibat tingginya kadar lemak.
Kurangnya aktivitas fisik membuat kondisi otot jantung dan pembuluh darah tidak terlatih, dan ini pasti membuat aliran darah pun tidak berjalan lancar sehingga perlu tekanan lebih kuat. Fungsi jantung yang kurang efisien akibat otot yang tidak terlatih pasti makin menjadi lebih buruk ketika terjadi obesitas atau berat badan berlebih. Yaitu kondisi yang membuat jantung harus bekerja ekstra dan ini juga yang menjadi penyebab hipertensi.
Mini Kidi Wipes.--
Obat Hipertensi
Orang dengan hipertensi harus berobat ke dokter. Dokter akan memeriksa dengan seksama kondisi pasien dari berbagai aspek sebelum menuliskan resep. Obat harus diminum setiap hari tanpa kecuali untuk mengantisipasi kemungkinan fluktuasi tekanan darah yang bisa terjadi setiap saat.
Jangan khawatir efek samping obat, asalkan menaati nasihat dokter dengan menaati pola hidup sehat. Perhatian utama adalah mengurangi makanan rendah garam, utamanya dari processed food, termasuk mi instan, nugget, sosis. Latihan fisik perlu dilakukan setiap hari selama 30 menit, dan pengendalian stres harus ditingkatkan. Stres yang memicu kemarahan dapat meningkatkan tekanan darah.
Dapatkah hipertensi sembuh total? Pada orang berusia dibawah 50 tahun dengan pola hidup sehat tentu berpeluang sembuh. Jangan khawatir, tekanan darah tetap dapat dikendalikan seiring pertambahan usia. Syaratnya, taat minum obat dokter dan konsisten menganut pola hidup sehat.
Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Obat Herbal
Hipertensi seringkali mengundang keinginan orang untuk mengobatinya dengan obat herbal. Boleh saja. Langkah paling tepat adalah minum obat dokter, lalu mengonsumsi herbal untuk membantu mempercepat proses penyembuhan. Herbal yang banyak diteliti dan berkontribusi menjaga tekanan darah adalah bawang putih, rosela dan akar bit.