TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Satgas MBG Kabupaten Tulungagung mencatat sebanyak 67 aduan masyarakat soal MBG telah diterima oleh Satgas.
Jumlah aduan ini merupakan akumulasi dari total aduan sejak pertama kali Satgas dioperasikan hingga 10 Maret 2026.
Sesuai data yang disampaikan oleh Satgas MBG kepada Memorandum, dari puluhan laporan tersebut, persoalan kualitas dan variasi menu menjadi yang paling banyak dikeluhkan.
BACA JUGA:Pedagang Melon di Pasar Gede Solo Rasakan Dampak Ekonomi dari Program MBG
Mini Kidi Wipes.--
Ketua Satgas MBG Kabupaten Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro mengungkapkan bahwa hampir separuh aduan berkaitan dengan menu yang dinilai kurang variatif maupun dari sisi kualitas.
“Dari total 67 aduan, sebanyak 30 aduan atau sekitar 46,29 persen berkaitan dengan kualitas dan variasi menu. Ini memang jadi perhatian utama kami saat ini,” terang Bagus, Senin, 6 April 2026.
Selain itu, aduan terkait kualitas dan keamanan pangan juga cukup tinggi, yakni 21 laporan atau 29,63 persen.
BACA JUGA:Efek Domino Program MBG, Omzet Pedagang Jeruk di Solo Melonjak hingga 1 Ton per Hari
Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Disusul persoalan distribusi sebanyak 9 aduan (12,96 persen), sasaran penerima 5 aduan (7,42 persen), serta masing-masing 1 aduan terkait kebersihan dan kebisingan (1,85 persen).
Menurut Bagus, beragamnya aduan tersebut akan dikumpulkan dan disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan evaluasi pelaksanaan MBG di Kabupaten Tulungagung.
“Kami tidak melihat ini sebagai keluhan semata, tapi sebagai masukan. Artinya, masyarakat ikut mengawasi dan peduli terhadap pelaksanaan program ini, laporan pasti kami tindak lanjuti. Harapannya, ke depan kualitas layanan bisa semakin baik dan aduan masyarakat juga berkurang,” imbuhnya.
BACA JUGA:Berkat Program MBG, Petani Boyolali ini Bisa Salurkan hingga 40 Kg Selada
Bagus juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan kendala di lapangan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga kualitas program tetap berjalan sesuai harapan.