Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Exit Warugunung Surabaya Jadi Titik Krusial Tol Sumo

Selasa 24-03-2026,15:54 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Ferry Ardi Setiawan

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Puncak arus balik Lebaran 2026 di Tol Surabaya–Mojokerto diprediksi terjadi dengan Exit Warugunung sebagai titik krusial, Selasa, 24 Maret 2026.

BACA JUGA:Arus Balik Lebaran Memuncak di Daop 8 Surabaya Lebih dari 54 Ribu Penumpang

PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mencatat sebanyak 679.020 kendaraan melintas keluar-masuk Surabaya selama periode H-10 hingga H+2 Idulfitri 1447 H atau 11–23 Maret 2026, meningkat 33,9 persen dibanding lalu lintas normal.


Mini Kidi Wipes.--

Direktur Utama PT JSM, D. Hari Pratama, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan tersebut.

BACA JUGA:Arus Balik Nataru Capai 25 Ribu Penumpang Tiba di Wilayah KAI Daop 8 Surabaya

“Kami telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menangani lonjakan volume kendaraan sebesar 33,9 persen ini, termasuk penambahan kapasitas transaksi melalui mobile reader dan penyiagaan petugas operasional di lapangan. Kelancaran ini tentu tidak lepas dari sinergi antar stakeholder terkait,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesiapan petugas di lapangan menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode Lebaran.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026: Terminal Purabaya dan Bandara Juanda Antisipasi Lonjakan Penumpang

“Kami pastikan seluruh petugas siaga, baik di gerbang tol maupun di jalur utama dan untuk pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal,” sambungnya.

Selain itu, Gerbang Tol (GT) Warugunung menjadi salah satu titik perhatian utama. Selama periode tersebut, sebanyak 332.453 kendaraan tercatat masuk ke Surabaya melalui GT Warugunung atau naik 27,2 persen, sedangkan kendaraan keluar mencapai 346.567 unit atau meningkat 41,2 persen.

BACA JUGA:Suntikan Motivasi Arus Mudik, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya Tinjau Pos Pam Rungkut

Meski terjadi lonjakan, kepadatan di Exit Warugunung masih relatif terkendali dengan antrean kendaraan sekitar 200 hingga 400 meter dan dapat terurai dalam waktu 20 hingga 30 menit.

“Kepadatan memang sempat terjadi di Exit Warugunung, namun relatif cepat terurai. Rata-rata dalam 20 hingga 30 menit kondisi sudah kembali lancar,” jelasnya.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran di Daop 8 Surabaya Meningkat, Penumpang KA Diprediksi Tembus 533 Ribu

Kategori :