Patroli Ramadan, 12 Remaja Diduga Hendak Perang Sarung Diamankan Polisi di Ngoro Mojokerto

Sabtu 14-03-2026,13:07 WIB
Reporter : Muhammad Anwar
Editor : Muhammad Ridho

MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Aparat dari Polsek Ngoro Polres Mojokerto mengamankan sebanyak 12 remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di beberapa titik wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Ke-12 remaja tersebut diamankan petugas saat melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama bulan Ramadhan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

BACA JUGA:Polres Mojokerto Kerahkan 250 Personel Gabungan Amankan Mudik dan Lebaran 1447 


Mini Kidi Wipes.--

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata, melalui Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi mengatakan, petugas mendapati sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung sehingga langsung diamankan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Kami mendapati ada sekelompok remaja yang diduga akan melakukan perang sarung, sebanyak 12 remaja langsung kami amankan ke Mapolsek Ngoro untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kompol Heru, Sabtu, 14 Maret 2026.

BACA JUGA:Hendak Kabur ke Kalimantan, Komplotan Pencuri Truk Crane Pabrik Beton Mojoanyar Diringkus Polres Mojokerto


Gempur Rokok Ilegal.--

Setelah diamankan, para remaja tersebut didata dan pihak kepolisian memanggil orang tua masing-masing agar mengetahui kejadian tersebut. Selanjutnya, para remaja diberikan pembinaan sebagai bentuk edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya serta terhindar dari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

“Setelah kami amankan, kami panggil orang tua masing-masing. Atas persetujuan orang tua, kami berikan pembinaan bahwa perang sarung yang awalnya dianggap permainan saat Ramadhan dapat berpotensi menimbulkan bahaya,” tegasnya.

BACA JUGA:Satnarkoba Polres Mojokerto Tangkap Pengedar Narkoba di Pacet, Barang Bukti Sabu dan Ganja

Ia menjelaskan, dalam beberapa kasus perang sarung bisa menimbulkan risiko cedera karena sarung sering kali diisi benda keras seperti batu atau diikat sehingga dapat melukai peserta lainnya.

Karena itu, Kapolsek Ngoro mengajak para remaja untuk memanfaatkan waktu selama bulan Ramadhan dengan kegiatan yang lebih positif, seperti mengikuti kegiatan keagamaan di masjid atau aktivitas sosial di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA:Gerebek Gudang di Sooko, Satresnarkoba Polres Mojokerto Sita 84,3 Gram Sabu dari Dua Residivis

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari selama bulan Ramadhan, guna meminimalkan potensi kenakalan remaja serta menjaga suasana ibadah tetap aman dan kondusif.

Kategori :