selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Istri yang Selalu Kurang: Uang yang Tak Pernah Cukup (1)

Istri yang Selalu Kurang: Uang yang Tak Pernah Cukup (1)

-Ilustrasi-

SETIAP awal bulan selalu dimulai dengan janji.

“Bulan ini kita harus lebih hemat,” kata Bintang sambil menyerahkan uang belanja kepada Bulan.

Bulan mengangguk cepat. “Iya, Mas. Aku juga sudah capek hidup pas-pasan.”


Mini Kidi Wipes.--

Namun janji itu hampir selalu berakhir sama.

Di minggu kedua, uang sudah mulai menipis. Di minggu ketiga, Bulan mulai berkata, “Mas, aku butuh tambahan sedikit lagi.” Dan di minggu keempat, Bintang sering duduk sendiri di ruang tamu sambil memikirkan bagaimana caranya menutup sisa kebutuhan sampai gajian berikutnya.

Bintang bukan suami yang pelit. Ia bekerja keras. Gajinya cukup untuk hidup sederhana. Tapi hidup sederhana bukan sesuatu yang mudah diterima oleh Bulan.

Suatu sore, ketika Bintang pulang kerja, ia melihat dua kotak paket di depan rumah.

“Apa lagi ini?” tanyanya.

Bulan keluar dengan wajah cerah. “Oh itu cuma barang kecil.”

Ketika kotak dibuka, ternyata sepatu baru.

“Kamu kan sudah punya sepatu,” kata Bintang pelan.

“Yang itu sudah lama,” jawab Bulan santai.

Masalahnya bukan satu sepatu. Masalahnya adalah pola yang terus berulang.

Sumber: