selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Kisah Perwira Polri Temukan Kedamaian Islam: Dari Gerakan Tanpa Kata, Menuju Iman yang Nyata

Kisah Perwira Polri Temukan Kedamaian Islam: Dari Gerakan Tanpa Kata, Menuju Iman yang Nyata

Ipda Andreas Dwi Anggoro saat melakukan kegiatan bersama santri di Gresik. -Achmad Willy Alva Reza-

Tugas di kepolisian menuntun langkah Andreas Dwi Anggoro menuju jalan Islam.

BACA JUGA:Perjalanan Fransiskus Hermawan Priyono Menjadi Imam Keluarga, Tangis Bahagia di Sajadah Subuh

Perwira pertama Polri berpangkat Ipda itu, memutuskan menjadi mualaf setelah merasakan keindahan gerakan salat saat berdinas di Polsek Paciran, Lamongan.

BACA JUGA:Perjalanan Spiritual Annis dari Tanah Suci ke Tuban, Menjemput Hidayah Melalui Jejak Sunan Bonang

Semua itu bermula dari keinginan sederhana, yakni mencoba mengikuti salat di salah satu masjid di Kecamatan Paciran. Rupanya, pengalaman itu membuat Andreas merasakan getaran yang tak pernah ia alami sebelumnya.

BACA JUGA:Kisah Tiga Hamba Menjemput Keyakinan Baru, Antara Mimpi Lama dan Kesadaran Diri

“Saat itu tidak tahu apa-apa dan hanya mencontoh gerakan orang di depan. Di sana saya merasakan keindahan gerakan salat dan merasa dekat dengan Tuhan,” ujarnya.

BACA JUGA:Perjalanan Tabitha Menuju Rumah Kedamaian, Simfoni Iman yang Sempat Terguncang

Meski saat itu masih berstatus Nasrani, dirinya merasa diterima dengan baik di lingkungan yang mayoritasnya Muslim. Bahkan, ia sempat mencoba menjalani ibadah puasa jauh sebelum memutuskan memeluk Islam secara resmi.

“Karena teman-teman kos semuanya puasa, jadi saya ikut sekalian. Sahur bersama-sama juga,” cerita pria yang kini menjabat sebagai Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik tersebut.

BACA JUGA:Perjalanan Marry Diana Menjemput Cahaya Islam, Dawai Hidayah dalam Al-Fatihah

Dari sana, pria asal Gresik Kota itu mulai tertarik untuk mendalami agama Islam. Terlebih lagi, kantor tempatnya bekerja juga kerap mendatangkan tokoh agama setempat untuk memberikan ceramah bimbingan rohani.

Pada suatu hari, ia sempat membuat kaget rekannya sesama polisi ketika tiba-tiba meminta dicarikan guru mengaji. 

BACA JUGA:Merinding Baca Syahadat, Kisah Perjalanan Spiritual Angga Wibisono Jadi Mualaf

Sumber: