Jalan yang Menumbuhkan Harapan di Desa Mandala

Rabu 11-03-2026,14:44 WIB
Reporter : Herry Sunaryo
Editor : Fatkhul Aziz


Gempur Rokok Ilegal.--

“Pembangunan infrastruktur harus diiringi peningkatan pengetahuan dan kemandirian warga. Ketahanan desa tidak hanya dibangun dari bangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Desa Mandala menjadi contoh bagaimana pembangunan dapat dilakukan dengan pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Jalan Desa yang Menghubungkan Kehidupan

Salah satu sasaran utama dalam TMMD ke-127 di Desa Mandala adalah pembangunan jalan penghubung di Dusun Karang.

BACA JUGA:Haru Perpisahan Satgas TMMD 127 Kodim Sumenep dengan Warga Mandala

Jalan tersebut sebelumnya menjadi keluhan lama warga. Kondisi tanah yang tidak stabil membuat jalur itu sering rusak. Ketika hujan turun, air menggenang dan membuat jalan menjadi licin serta sulit dilalui kendaraan.

Bagi para petani seperti Nuriyah, kondisi itu menjadi tantangan setiap hari. Mereka harus berjalan dengan hati-hati ketika membawa hasil panen dari ladang menuju rumah atau pasar.

Proses pembangunan jalan dilakukan secara bertahap. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat bekerja menata batu sebagai lapisan dasar sebelum dilakukan pengaspalan.

BACA JUGA:TMMD 127 Sumenep Resmi Ditutup, Danrem 084/BJ Sampaikan Pesan Penting Ini

Pemandangan gotong royong itu terlihat hampir setiap hari di Dusun Karang. Prajurit TNI dan warga desa bekerja berdampingan, memindahkan batu, meratakan tanah, hingga menyiapkan lapisan jalan.

Pada suatu malam di bulan Ramadan, aktivitas pembangunan masih berlangsung.

Usai melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid Yayasan Miftahul Ulum, Letkol Inf Citra Persada datang langsung ke lokasi pekerjaan untuk memantau progres pembangunan.

BACA JUGA:Teras Sanima Direhab TMMD 127 Sumenep, Kini Bisa Duduk Nyaman di Depan Rumah

Lampu-lampu sederhana menerangi area kerja. Beberapa prajurit dan warga masih sibuk menyusun batu di badan jalan. Kehadiran Dansatgas di lokasi itu bukan hanya untuk melakukan pengawasan, tetapi juga memberi semangat kepada para personel dan masyarakat yang terlibat.

Menurutnya, pekerjaan sempat mengalami kendala karena distribusi material dan cuaca yang sering turun hujan. Namun ketika cuaca mendukung, pengerjaan kembali dipercepat agar target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

Kategori :