Kebersamaan yang Terjalin
Di balik berbagai kegiatan pembangunan selama satu bulan pelaksanaan TMMD, kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat juga terjalin erat.
Salah satu momen yang paling berkesan terjadi ketika para prajurit Satgas TMMD berbuka puasa bersama warga di rumah tokoh masyarakat Desa Mandala, H. Rasid.
Menjelang azan Magrib, prajurit TNI dan warga duduk bersama di ruang sederhana rumah tersebut. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga desa. Mereka berbincang santai sambil menunggu waktu berbuka.
BACA JUGA:Satgas TMMD Plester MWK Masjid, Hadirkan Kenyamanan Warga Menjelang Idulfitri
Menurut Letkol Inf Citra Persada, momen seperti itu menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik desa, tetapi juga membangun kebersamaan antara TNI dan rakyat,” ucapnya.
Desa yang Bergerak Bersama
Kini, tepat satu bulan sejak dimulai pada 10 Februari 2026, seluruh sasaran kegiatan TMMD ke-127 di Desa Mandala yang ditutup pada 11 Maret 2026 telah rampung.
BACA JUGA:Satgas TMMD 127 Rampungkan Rangka Atap Baja Ringan RTLH
Jalan desa telah diaspal. Tembok penahan tanah berdiri kokoh. Fasilitas umum telah diperbaiki. Berbagai kegiatan penyuluhan juga telah dilaksanakan.
Namun bagi warga Desa Mandala, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya proyek pembangunan tersebut. Nilai yang paling terasa adalah perubahan dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Jalan yang lebih baik mempermudah petani menuju ladang. Fasilitas yang diperbaiki meningkatkan kenyamanan masyarakat. Pengetahuan yang diberikan membuka wawasan baru bagi warga desa.
BACA JUGA:Rumah Sami’ Hampir Rampung, Satgas TMMD Pasang Keramik RTLH
Di tengah perubahan itu, Nuriyah kembali berjalan pulang dari ladangnya. Keranjang di punggungnya kini berisi bawang hasil panen pagi itu. Ia melangkah di jalan aspal yang sama, melewati rumah-rumah warga dan tembok penahan tanah yang berdiri kokoh di sisi jalan.
Bagi sebagian orang, perubahan di Desa Mandala mungkin terlihat sederhana. Namun bagi warga desa, perubahan itu membawa arti besar.